Nama agen Poker GAME INFO Bank Support Min. Deposit LINK DAFTAR
AsianPoker88 asianpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Tangkas,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON-CIMB NIAGA 10.000
Daftar AsianPoker88
https://goo.gl/3qRBMB
Pokermas88 pokermas88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas88 https://goo.gl/AmVUbx
Pokermas99 pokermas99 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas99
https://goo.gl/qzgSHJ
Indpoker88 indpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Indpoker88
https://goo.gl/CZb3WM
Pokerjempol pokerjempol BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokerjempol
https://goo.gl/H94ugj
Goyangpoker goyangpoker BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Goyangpoker
https://goo.gl/9xGXyQ
Indkasino Indkasino Baccarat,Roulette,Dragon Tiger,Sic BO, Slots Bonus Rollingan 0,8%, Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 20.000
Daftar Indkasino
https://goo.gl/tG9qn5
Rajadomino88 Rajadomino88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Rajadomino88
https://goo.gl/B15EAY
Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, September 11, 2017

Indonesia Boyong 2 Gelar dari Vietnam Terbuka

Indonesia Boyong 2 Gelar dari Vietnam Terbuka


Indonesia meraih dua gelar pada Vietnam Terbuka 2017. Adalah ganda campuran, Alfian Eko Prasetya/Melati Daeva Oktavianti, dan ganda putra, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf, yang berjaya.

Alfian/Melati berjaya usai meredam kompatriot, Riky Widianto/Masita Mahmudin 21-14, 21-14. Sedangkan Wahyu/Ade menundukkan wakil Taiwan, Liao Min Chun/Su Cheng Heng 12-12, 21-16, 23-21.

“Kami bersyukur mendapat rezeki jadi juara di Vietnam Terbuka. Ini gelar pertama saya bersama Mely (Melati). Kami juga baru dipasangkan,” kata Alfian dilansir Badminton Indonesia.

“Kami merasa bisa menikmati permainan di lapangan dan tanpa beban. Kami tidak terlalu memikirkan hasil sehingga tidak tegang. Namun, kami tetap fokus dan konsentrasi,” sambung Melati.

Sementara itu, tuan rumah Vietnam gagal meraih gelar di negeri sendiri, setelah satu-satunya wakil yang lolos ke final, Vu Thi Trang, ditaklukkan tunggal putri Jepang, Sayaka Takahashi.

Thailand juga mengamankan dua gelar Vietnam Terbuka lewat tunggal putra lewat Khosit Phetpradab. Sedangkan satu gelar lain diraih di nomor ganda putri lewat kemenangan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong atas wakil Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Rabu, Agustus 16, 2017

Winger Timnas Indonesia U-22 Ungkap Rahasia Main Cemerlang

Winger Timnas Indonesia U-22 Ungkap Rahasia Main Cemerlang


Winger Timnas Indonesia Osvaldo Haay jadi salah satu pemain yang menarik perhatian selama pertandingan melawan Thailand di babak penyisihan grup SEA Games pada Selasa (15/8/2017). Satu gol penyeimbang milik skuat Garuda tercipta karena pergerakannya yang menyulitkan lawan.

Gol penyeimbang Timnas U-22 dicetak oleh Septian David Maulana lewat penalti karena Osvaldo dilanggar bek Thailand Worawut Namvech. Dengan demikian, Thailand harus puas berbagi satu poin dengan skor seri 1-1.

Baru-baru ini Valdo, begitu remaja 19 tahun tersebut dipanggil, membeberkan rahasia ketenangannya di atas lapangan. Dalam acara pelepasan Timnas Indonesia oleh PSSI 10 Agustus lalu, mahasiswa Ekonomi Universitas Cendrawasih tersebut bercerita soal kekuatan doa.

"Saya pasti bawa Alkitab saya bawa kemana-mana. Itu wajib untuk berdoa di malam hari," kata Valdo.

Untuk urusan percintaan, kekasih ternyata tak masuk daftar prioritasnya saat ini. Motivasi tambahan bisa datang dari rajin berdoa dan dukungan orang tua, bukan pacar.

"Saya tidak mau pacaran dulu. Nanti ganggu, bahaya (tertawa). Bisa jadi motivasi sih tapi bisa juga mengganggu," ucap Valdo antusias.

Dia juga semangat menampilkan permainan terbaik karena bergabung dengan Timnas Indonesia sudah jadi cita-citanya sejak dipanggil tim senior Persipura Jayapura. Ya, Valdo jadi tumpuan serangan tim Mutiara Hitam bersama Ferinando Pahabol saat Boaz Solossa kehilangan ketajaman.

"Walau masuk TC saya terus mengikuti perkembangan Persipura. Harus itu. Tidak ada marquee player tidak masalah, karena pemain dari Papua itu menurut saya marquee player semua," katanya bangga.

Jumat, Agustus 04, 2017

La Nyalla Tagih Utang PSSI, Ini Jawaban Edy Rahmayadi

La Nyalla Tagih Utang PSSI, Ini Jawaban Edy Rahmayadi

Berita Bola :  La Nyalla Mattalitti, mantan Ketua Umum PSSI, menagih utang kepada PSSI. Dia menyebut utang PSSI dan Liga Indonesia menyentuh angka Rp 25 miliar.

Pria asal Makassar itu mengaku sudah tiga kali mengirim surat kepada PSSI yang isinya menagih utang tersebut. Namun hingga saat ini, Federasi Sepak Bola Indonesia itu belum memberikan respons.

"Tanya aja ke Pak Edy (Rahmayadi, Ketum PSSI yang sekarang). Mungkin beliau sibuk. Apalagi saya dengar beliau mau maju di Pilkada Sumatera Utara," kata La Nyalla, Selasa (1/8/2017).

"Jadi masih belum bisa jawab bagaimana dan kapan PSSI akan bayar uang saya. Tapi yang pasti utang-utang untuk PSSI itu sudah tercatat di auditor independen," lanjutnya.

Keluhan La Nyalla langsung didengar Edy Rahmayadi. Namun pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad itu ingin mempelajari audit PSSI terlebih dahulu.

"Utang La Nyalla saat itu yang menjabat juga dia. Saat La Nyalla menjabat (PSSI) punya utang. Berlanjut sampai sekarang, kami sedang melakukan audit yang sampai sekarang belum bisa diselesaikan. Bukan hanya La Nyalla utang Ini," ucap Edy, Kamis (3/8/2017).

"Saya tak tahu PSSI, kalau saya bilang PSSI nanti malu. Kalau ini benar, utang kan dibawa mati, harus dibayar, yang penting harus jelas. Setelah di audit baru nanti kita bicara," katanya menegaskan.


Selasa, Desember 13, 2016

Pemain Thailand Diminta Ikuti Rekor Kiatisuk

Pemain Thailand Diminta Ikuti Rekor Kiatisuk

Pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang meminta pemain bisa mengikuti jejaknya yang belum pernah merasakan kekalahan di kandang Indonesia. Thailand akan menghadapi Indonesia di final AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (14/12) malam WIB.

Ketika masih aktif sebagai pemain, Kiatisuk sudah beberapa kali menghadapi Indonesia, setidaknya di level SEA Games dan Piala AFF. Selama bertemu Indonesia di kandangnya, Kiatisuk belum pernah menelan kekalahan.



Pada SEA Games 1997 di Jakarta, Kiatisuk turut membantu Thailand meraih medali emas dengan mengalahkan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta lewat adu penalti. Bahkan, selama pertandingan grup hingga semi-final, Thailand hanya sekali bermain imbang



Sedangkan di ajang Piala AFF, Kiatisuk juga sukses menundukkan Indonesia di kandangnya pada 2002. Walau Kiatisuk gagal mengeksekusi bola dari titik putih, Thailand akhirnya memastikan gelar juara setelah menang adu penalti.

“Saya tidak begitu yakin dengan generasi sebelumnya, tapi saya tidak pernah kalah dari Indonesia di kandang mereka. Para pemain bisa mengikuti catatan itu,” ujar Kiatisuk dikutip Bangkok Post.

Selasa, Desember 06, 2016

7 Desember 2016 Prediksi Vietnam vs Indonesia

7 Desember 2016 Prediksi Vietnam vs Indonesia
 


Setelah menjalani laga away di Stadion Pakansari (3/12), giliran tim nasional Vietnam yang akan menjadi tuan rumah pada babak semifinal Piala AFF 2016, Rabu (7/12). Vietnam akan mengadu nasib mereka di laga semifinal melawan timnas Indonesia.

Akan terjadi perubahan susunan pemain di kubu Vietnam pada laga di Stadion My Dinh ini. Bek senior Truong Dinh Luat akan kembali tampil. Pemain berusia 33 tahun sudah bisa kembali mengawal lini bertahan setelah sebelumnya menjalani akumulasi kartu.

Selain kembali tampilnya Dinh Luat, pelatih Nguyen Huu Thang diyakini tidak akan merubah susunan pemain tim racikannya. Luong Xuan Trong masih akan menjadi andalan di lini tengah. Pemain berusia 21 tahun akan berduet dengan rekannya sejak di level timnas U-19, Vu Van Thanh.

Untuk lini depan, duet Le Cong Vinh dan Nquyen Van Quyet masih akan menjadi andalan untuk menggempur pertahanan Indonesia. Kedua pemain ini sudah mencetak masing-masing dua gol di Piala AFF 2016 ini.

Untuk menghadang laju dua ujung tombak Vietnam, Indonesia kini punya banyak pilihan. Fachruddin Arynato dan Yanto Basna sudah bisa kembali bermain. Sementara Manahati Lestusen dan Hansamu Yama sudah memberi bukti bahwa mereka juga layak dapat kesempatan.

Hansamu nampaknya akan tetap bertahan di susunan pemain inti. Hansamu, punya karakter yang mirip dengan Yanto Basna. Cepat dan pandai dalam mendistribusikan bola. Selain itu, pemain dari klub Barito Putera ini lebih lugas dalam menghadang lawan. Sebagai duetnya, Fachruddin akan sangat cocok jadi pilihan.

Di lini depan dan tengah, pelatih Alfred Riedl diprediksi tidak akan melakukan perubahan. Bayu Pradana akan dapat tugas bertahan di lini tengah. Sementara Stefano Lilipaly akan mendapatkan kebebasan bergerak.

Ferdinand Sinaga, Andik Vermansah dan Rizky Pora akan menjadi pemain yang siap menyuplai bola untuk Boaz Solossa. Dengan komposisi seperti ini di lini depan, Indonesia sudah terbukti menjadi tim paling subur di Piala AFF 2016, bersanding dengan Thailand.

Perkiraan Susunan Pemain:
Indonesia (4-4-1-1): Kurnia Meiga; Abduh Lestaluhu, Fachrudin, Hansamu Yama, Benny Wahyudi; Rizky Pora, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Andik Vermansah; Ferdinand Sinaga; Boaz Salossa.
Vietnam (4-4-2): Nguyen Tran Manh; Au Van Hoan, Tran Dinh Dong, Que Ngoc Hai; Truong Dinh Luat, Luong Xuan Truong, Le Van Thang, Vu Van Thanh; Ngyuen Van Quyet, Le Cong Vinh.

Prediksi Skor:

Kemenangan 2-1 pada leg pertama membuat mental Indonesia terangkat. Hal ini akan menjadi modal yang bagus skuat asuhan Alfred Riedl untuk menjalani laga leg kedua melawan Vietnam di Stadion My Dinh.

Laga dipastikan berjalan dengan ketat. Vietnam tidak akan melepas laga ini begitu saja. Le Cong Vinh dan kolega masih punya peluang untuk lolos dan terbuka. Jika melihat pertemuan di laga sebelumnya, kedua tim akan tetap tampil terbuka.

Selasa, Agustus 23, 2016

Bermula dari Obat Sakit Dada Haji Djamhari "ROKOK"

SEJARAH : Rokok Kretek, Bermula dari Obat Sakit Dada Haji Djamhari


Di dalam rumah, tembakau dilinting, dan dibungkus dengan kulit jagung. Tak lama kemudian, api menjalar di gulungan tembakau. Itulah rokok Indonesia bermula. Tidak sampai akhir abad ke-19 orang-orang mulai menambahkan cengkeh untuk rokok. Penemuan kretek, yang direkam sejarawan Onghokham, terjadi antara 1870 hingga tahun 1880.

Inovasi tersebut sebenarnya sebuah ketidaksengajaan. Sebab, bermula dari obat untuk menghilangkan rasa sakit dada, rokok bercampur cengkeh itu, bertransformasi menjadi rokok kretek.

Adalah Haji Djamhari yang memulai itu semua, sosok legendaris yang tinggal di Kota Kudus pada abad ke-19. Ia diyakini sebagai penemu atau peracik pertama kretek. Awalnya Djamhari mangaku sakit dada yang diduga karena asma. Ia pun mengambil minyak cengkeh dan mengoleskannya di dada dan punggung. Hasilnya, mujarab. Rasa sakit di dadanya berkurang.

Melihat penemuan itu, ia langsung meningkatkan dengan mengunyah cengkeh. Ternyata hasil lebih baik dirasakannya. Merasakan hasil yang maksimal, ia pun merajang cengkeh hingga halus kemudian ditaburkannya pada tembakau yang ia gunakan untuk merokok. Dan lagi-lagi, cengkeh yang dikombinasikan dalam tembakau tersebut, membuat penyakitnya sembuh.

Penemuan berhasil, ia lantas menyerbarluaskannya. Orang-orang yang dikenalinya mulai mencoba tembakau cengkeh. Kretek merupakan kombinasi tembakau dan cengkeh. Sedangkan kata 'Kretek' didapat dari bunyi gemeretak cengkeh yang timbul ketika rokok dibakar.

Tren ini berlangsung cepat dalam beberapa tahun kemudian di mana rokok kretek mulai diproduksi secara komersial. Djamharimulai memproduksi dan memasarkan penemuannya. Dengan meningkatnya popularitas kretek, berbagai industri rumahan turut menjamur memproduksi rokok kretek.



Haji Djamhari meninggal pada 1890. Ia wafat sebelum era produksi massal dari rokok kretek. Warga Kudus lainnya  Nitisemito mulai memproduksi secara massal rokok kretek. Ia menerapkan dua strategi dalam memasarkan produknya itu.

Langkah pertama, Nitisemito mengeluarkan mereknya sendiri dengan label 'Bal Tiga.' Dari merek ia membangun citra. Ia lantas memilih Jepang untuk memproduksi semua merek-mereknya. Tak lupa, ia memberikan hadiah secara cuma-cuma kepada para perokok setianya. Syaratnya, jika para pelanggannya itu mengembalikan bungkus kosong rokoknya.

Strategi kedua, mensubkontrakkan berbagai tanggung jawab produksi rokoknya. Seperti, soal kebutuhan para pekerja, Nitisemito memilih perusahaan khusus yang menangani. Sedangkan soal penyediaan tembakau, cengkeh dan sausnya berada dalam tanggung jawab Nitisemito. Pabrik rokok kretek yang lain pun langsung menerapkan strategi yang sama. Praktik bisnis itu pun berlanjut hingga pertengahan abad ke-20. Hal itu terlihat ketika perusahaan-perusahaan mulai merekrut para karyawan sendiri untuk menjamin kualitas dan loyalitas.

Rokok putih menemukan momentumnya, pada era 1960-an. Sebab, konsumsi rokok kretek mandek. Pangkalnya, rokok putih memberikan citra perokoknya lebih prestisius. Kondisi berbalik, yakni pada era 1970-an. Industri rokok kretek berevolusi dan berjaya hingga kini.

Pada pertengahan 70-an, kondisi ekonomi yang meningkat menarik investasi luar negeri ke Indonesia. Pemerintah menginvestasikan arus masuk uang ini untuk mengembangkan industri pribumi, dan menawarkan pinjaman berbunga rendah kepada produsen rokok kretek.

Rokok kretek buatan mesin juga pertama kali muncul pada era ini, sehingga pembuatan kretek dapat diotomatisasi. Bentuk dan ukuran rokok kretek jenis baru yang seragam ini menjadi kesukaan kalangan atas, dan pada akhir 70-an, rokok kretek telah bersaing langsung dengan merek luar negeri.

Akhirnya, kebijakan transmigrasi pemerintah pada era 70-an turut memastikan bahwa rokok kretek tersebar ke seluruh penjuru nusantara. Transmigrasi yang bertujuan mengurangi kepadatan penduduk di Pulau Jawa dengan memindahkan masyarakat ke pulau-pulau lain ini mendorong perusahaan kretek untuk memperluas distribusinya secara nasional.



Mengenai pastinya kapan rakyat Indonesia mulau merokok, belum diketahui secara pasti. Thomas Stamford Raffles dan De Condolle menjelaskan kebiasaan merokok dan tembakau sudah ada di Pulau Jawa sekitar 1600. Tembakau hadir di Indonesia ketika dibawa pedagang dari Portugis. Tembakau (tembako dalam bahasa Jawa) secara fonologis lebih dekat dengan kata "tumbaco" dalam bahasa Portugis.

Dalam buku yang berjudul "Rokok Kretek, Lintasan Sejarah dan Artinya Bagi Pembangunan Bangsa dan Negara (1987)" Amen Budiman dan Onghokham menulis, Sultan Agung Raja Mataram tahun 1613-1645 merupakan seorang perokok berat.

Solichin Salam mengungkapkan orang-orang Indonesia memiliki kebiasaan menggulung rokoknya sendiri, dengan cara yang amat sederhana susunan maupun bentuknya.

"Oleh sebab itu rokok bagi penduduk asli di Indonesia di zaman itu belum merupakan dagangan yang menarik. Sesudah adanya usaha untuk mencampur tembakau dengan berbagai rempah-rempah seperti cengkeh misalnya, atau damar dan akar-akar wangi, bentuk kesederhanaan rokok itu mulai beralih ke arah barang dagangan yang lebih berarti dan menguntungkan," tulis Solichin dalam bukunya, 'Kudus dan Sejarah Rokok Kretek,
Kretek temuan Haji Djamhari ternyata sangat digemari masyarakat, sehingga terus berkembang. Dari Kudus pembuatan kretek menjalar ke kota-kota lain meliputi Semarang, Surakarta bahkan melintas ke Jawa Timur. Produsennya pun tidak hanya kalangan pribumi, tetapi juga keturunan China. Mungkin Djamhari tidak pernah menyangka idenya soal rokok kretek bisa menjelma menjadi sebuah industri besar. Tentu dengan penyempurnan dan pengembangan di sana sini.