Nama agen Poker GAME INFO Bank Support Min. Deposit LINK DAFTAR
AsianPoker88 asianpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Tangkas,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON-CIMB NIAGA 10.000
Daftar AsianPoker88
https://goo.gl/3qRBMB
Pokermas88 pokermas88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas88 https://goo.gl/AmVUbx
Pokermas99 pokermas99 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas99
https://goo.gl/qzgSHJ
Indpoker88 indpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Indpoker88
https://goo.gl/CZb3WM
Pokerjempol pokerjempol BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokerjempol
https://goo.gl/H94ugj
Goyangpoker goyangpoker BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Goyangpoker
https://goo.gl/9xGXyQ
Indkasino Indkasino Baccarat,Roulette,Dragon Tiger,Sic BO, Slots Bonus Rollingan 0,8%, Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 20.000
Daftar Indkasino
https://goo.gl/tG9qn5
Rajadomino88 Rajadomino88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Rajadomino88
https://goo.gl/B15EAY
Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R

Rabu, Agustus 24, 2016

Ruhut Sitompul dukung Ahok di Pilkada DKI Jakarta

Terima Kasih Ahok untuk Ruhut Sitompul



Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berterima kasih kepada Ruhut Sitompul atas dukungannya di Pilkada DKI Jakarta. Karena dukungan itu, Ruhut kini dipecat sebagai juru bicara Partai Demokrat.

"Kalau sampai begitu saya berterima kasih pada Bang Ruhut yang rela berkorban dikeluarin," ujar Ahok di RPTRA Cibesel, Jakarta Timur, Selasa (23/8/2016).

Meski demikian, calon gubernur DKI petahana itu tidak mengetahui apa alasan Partai Demokrat memecat Ruhut, apakah karena mendukung dirinya atau hal lain. "Saya enggak tahu," pungkas Ahok.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan partainya memecat Ruhut Sitompul karena dia kerap menyatakan dukungannya kepada Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Yang dinonaktifkan (Ruhut) itu adalah posisi sebagai koordinator juru bicara, karena ada sesuatu hal yang disampaikan Pak Ruhut bahwa secara pribadi mendukung Ahok. Namun ketika kita ketahui Demokrat belum memutuskan apa-apa, sehingga khawatir seolah-olah yang disampaikan Pak Ruhut itu sikap Demokrat," ungkap Agus.

Agus menegaskan kalau sampai saat ini Partai Demokrat belum memutuskan sikap soal Pilkada DKI Jakarta 2017.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengungkap, ada dua pertimbangan mengapa SBY memecat Ruhut. Pertama karena dia selalu mengatasnamakan Partai Demokrat atas opini pribadinya, seperti mendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Persoalan Ruhut mendukung Ahok tidak masalah. Tetapi tidak boleh mengatasnamakan juru bicara Partai Demokrat," kata Imelda.

Kedua, kata Imelda, banyak laporan yang dikirim ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR juga masuk ke partai. Salah satunya, pernyataan Ruhut dalam rapat antara Komisi Hukum DPR dengan Polri pada 20 April 2016.

"Waktu dilaporkan ke MKD masuk juga ke partai. Itu juga disampaikan," ujar Imelda.

"Kan ada beberapa laporan kita belum bisa menjelaskan, tapi yang bersangkutan sudah beberapa kali mendapat peringatan tertulis," lanjut dia.

Dalam rapat dengan Polri, Ruhut menganggap apa yang dilakukan Detasemen Khusus Antiteror 88 dalam kasus tewasnya terduga teroris Siyono tidak melanggar hak asasi manusia (HAM). "Saya kecam yang katakan Densus melanggar HAM. HAM apa? Hak asasi monyet?" ucap Ruhut saat itu.

Selasa, Agustus 23, 2016

Bermula dari Obat Sakit Dada Haji Djamhari "ROKOK"

SEJARAH : Rokok Kretek, Bermula dari Obat Sakit Dada Haji Djamhari


Di dalam rumah, tembakau dilinting, dan dibungkus dengan kulit jagung. Tak lama kemudian, api menjalar di gulungan tembakau. Itulah rokok Indonesia bermula. Tidak sampai akhir abad ke-19 orang-orang mulai menambahkan cengkeh untuk rokok. Penemuan kretek, yang direkam sejarawan Onghokham, terjadi antara 1870 hingga tahun 1880.

Inovasi tersebut sebenarnya sebuah ketidaksengajaan. Sebab, bermula dari obat untuk menghilangkan rasa sakit dada, rokok bercampur cengkeh itu, bertransformasi menjadi rokok kretek.

Adalah Haji Djamhari yang memulai itu semua, sosok legendaris yang tinggal di Kota Kudus pada abad ke-19. Ia diyakini sebagai penemu atau peracik pertama kretek. Awalnya Djamhari mangaku sakit dada yang diduga karena asma. Ia pun mengambil minyak cengkeh dan mengoleskannya di dada dan punggung. Hasilnya, mujarab. Rasa sakit di dadanya berkurang.

Melihat penemuan itu, ia langsung meningkatkan dengan mengunyah cengkeh. Ternyata hasil lebih baik dirasakannya. Merasakan hasil yang maksimal, ia pun merajang cengkeh hingga halus kemudian ditaburkannya pada tembakau yang ia gunakan untuk merokok. Dan lagi-lagi, cengkeh yang dikombinasikan dalam tembakau tersebut, membuat penyakitnya sembuh.

Penemuan berhasil, ia lantas menyerbarluaskannya. Orang-orang yang dikenalinya mulai mencoba tembakau cengkeh. Kretek merupakan kombinasi tembakau dan cengkeh. Sedangkan kata 'Kretek' didapat dari bunyi gemeretak cengkeh yang timbul ketika rokok dibakar.

Tren ini berlangsung cepat dalam beberapa tahun kemudian di mana rokok kretek mulai diproduksi secara komersial. Djamharimulai memproduksi dan memasarkan penemuannya. Dengan meningkatnya popularitas kretek, berbagai industri rumahan turut menjamur memproduksi rokok kretek.



Haji Djamhari meninggal pada 1890. Ia wafat sebelum era produksi massal dari rokok kretek. Warga Kudus lainnya  Nitisemito mulai memproduksi secara massal rokok kretek. Ia menerapkan dua strategi dalam memasarkan produknya itu.

Langkah pertama, Nitisemito mengeluarkan mereknya sendiri dengan label 'Bal Tiga.' Dari merek ia membangun citra. Ia lantas memilih Jepang untuk memproduksi semua merek-mereknya. Tak lupa, ia memberikan hadiah secara cuma-cuma kepada para perokok setianya. Syaratnya, jika para pelanggannya itu mengembalikan bungkus kosong rokoknya.

Strategi kedua, mensubkontrakkan berbagai tanggung jawab produksi rokoknya. Seperti, soal kebutuhan para pekerja, Nitisemito memilih perusahaan khusus yang menangani. Sedangkan soal penyediaan tembakau, cengkeh dan sausnya berada dalam tanggung jawab Nitisemito. Pabrik rokok kretek yang lain pun langsung menerapkan strategi yang sama. Praktik bisnis itu pun berlanjut hingga pertengahan abad ke-20. Hal itu terlihat ketika perusahaan-perusahaan mulai merekrut para karyawan sendiri untuk menjamin kualitas dan loyalitas.

Rokok putih menemukan momentumnya, pada era 1960-an. Sebab, konsumsi rokok kretek mandek. Pangkalnya, rokok putih memberikan citra perokoknya lebih prestisius. Kondisi berbalik, yakni pada era 1970-an. Industri rokok kretek berevolusi dan berjaya hingga kini.

Pada pertengahan 70-an, kondisi ekonomi yang meningkat menarik investasi luar negeri ke Indonesia. Pemerintah menginvestasikan arus masuk uang ini untuk mengembangkan industri pribumi, dan menawarkan pinjaman berbunga rendah kepada produsen rokok kretek.

Rokok kretek buatan mesin juga pertama kali muncul pada era ini, sehingga pembuatan kretek dapat diotomatisasi. Bentuk dan ukuran rokok kretek jenis baru yang seragam ini menjadi kesukaan kalangan atas, dan pada akhir 70-an, rokok kretek telah bersaing langsung dengan merek luar negeri.

Akhirnya, kebijakan transmigrasi pemerintah pada era 70-an turut memastikan bahwa rokok kretek tersebar ke seluruh penjuru nusantara. Transmigrasi yang bertujuan mengurangi kepadatan penduduk di Pulau Jawa dengan memindahkan masyarakat ke pulau-pulau lain ini mendorong perusahaan kretek untuk memperluas distribusinya secara nasional.



Mengenai pastinya kapan rakyat Indonesia mulau merokok, belum diketahui secara pasti. Thomas Stamford Raffles dan De Condolle menjelaskan kebiasaan merokok dan tembakau sudah ada di Pulau Jawa sekitar 1600. Tembakau hadir di Indonesia ketika dibawa pedagang dari Portugis. Tembakau (tembako dalam bahasa Jawa) secara fonologis lebih dekat dengan kata "tumbaco" dalam bahasa Portugis.

Dalam buku yang berjudul "Rokok Kretek, Lintasan Sejarah dan Artinya Bagi Pembangunan Bangsa dan Negara (1987)" Amen Budiman dan Onghokham menulis, Sultan Agung Raja Mataram tahun 1613-1645 merupakan seorang perokok berat.

Solichin Salam mengungkapkan orang-orang Indonesia memiliki kebiasaan menggulung rokoknya sendiri, dengan cara yang amat sederhana susunan maupun bentuknya.

"Oleh sebab itu rokok bagi penduduk asli di Indonesia di zaman itu belum merupakan dagangan yang menarik. Sesudah adanya usaha untuk mencampur tembakau dengan berbagai rempah-rempah seperti cengkeh misalnya, atau damar dan akar-akar wangi, bentuk kesederhanaan rokok itu mulai beralih ke arah barang dagangan yang lebih berarti dan menguntungkan," tulis Solichin dalam bukunya, 'Kudus dan Sejarah Rokok Kretek,
Kretek temuan Haji Djamhari ternyata sangat digemari masyarakat, sehingga terus berkembang. Dari Kudus pembuatan kretek menjalar ke kota-kota lain meliputi Semarang, Surakarta bahkan melintas ke Jawa Timur. Produsennya pun tidak hanya kalangan pribumi, tetapi juga keturunan China. Mungkin Djamhari tidak pernah menyangka idenya soal rokok kretek bisa menjelma menjadi sebuah industri besar. Tentu dengan penyempurnan dan pengembangan di sana sini.

Senin, Agustus 22, 2016

Pengusaha Ritel Bantah Harga Rokok Sudah Naik Jadi Rp 50 Ribu

Pengusaha Ritel Bantah Harga Rokok Sudah Naik Jadi Rp 50 Ribu

bit.ly/2b6BAhQ
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) membantah harga rokok sudah mengalami kenaikan menjadi Rp 50 ribu per bungkus di toko ritel modern. Pernyataan ini sekaligus menegaskan ketidakbenaran kabar kenaikan harga rokok per 1 September 2016.

"Harga rokok belum naik kok. Kalau ada yang bilang sudah naik itu hoax," kata Ketua Umum Aprindo Roy Mande saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (21/8/2016).

Kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu per bungkus diyakininya, tidak akan serta merta diterapkan. Pasalnya, pemerintah harus mendiskusikannya dengan seluruh stakeholder, seperti industri rokok, ritel, petani, dan lainnya karena ini menyangkut penyesuaian tarif cukai rokok.

"Harga rokok jadi Rp 50 ribu industri bisa mati, tenaga kerja banyak kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Makanya penetapan kenaikan tarif cukai maupun harga rokok harus melalui audiensi publik," papar Roy.

Diakuinya, penjualan rokok berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan toko ritel modern. Angkanya mencapai 14 persen-15 persen atau lebih tinggi dari penjualan minuman beralkohol sebesar 9 persen-11 persen.

"Kalau harga rokok naik signifikan, tentu melemahkan daya beli masyarakat dan menggerus perdagangan, serta mematikan industri. Kalau bisa tarif cukai rokoknya 5 persen, sehingga harga rokok tidak naik terlalu tinggi," jelas Roy.

Dirinya berharap, dibanding menaikkan harga rokok sampai Rp 50 ribu per bungkus, lebih baik pemerintah mengawasi atau memperketat penjualan rokok, khususnya ke anak-anak sekolah dan remaja. Aturannya sama seperti penjualan minuman beralkohol.


"Dibuat aturan khusus, misalnya remaja yang mau beli rokok harus menunjukkan identitas diri, tidak boleh melayani anak-anak sekolah. Aturan ini harus diberlakukan bukan saja di toko ritel modern, tapi juga toko kelontong," Roy menyarankan.

Seperti diketahui, beredar kabar bahwa harga rokok telah mengalami kenaikan dua kali lipat di sejumlah supermarket. Harga tersebut akan berlaku pada 1 September 2016.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi sebelumnya mengatakan, pemerintah masih mengkaji kenaikan tarif cukai rokok di tahun depan. Kenaikan tarif cukai secara alami, lanjutnya, menghitung pertumbuhan ekonomi tahun depan 5,3 persen, dan inflasi 4 persen.

"Jadi alaminya (kenaikan tarif cukai) sekitar 10 persen. Tapi pasti ada tarik ulur antara yang pro kesehatan, industri, dan petani. Kita akan menentukan titik temu tarif yang ideal," jelasnya.

Apabila penyesuaian tarif cukai terlalu tinggi, Heru bilang, risikonya ada dua, yakni industri akan mati dan marak peredaran rokok ilegal. "Kalau tidak mati, ya ilegal banyak," pungkas Heru.

Minggu, Agustus 21, 2016

Aktivitas Vulkanik Gunung Soputan

Gempa Guguran Dominasi Aktivitas Vulkanik Gunung Soputan


Gempa guguran masih mendominasi aktivitas vulkanik Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat 19 Agustus lalu.

"Tingkat aktivitas Gunung Soputan saat ini adalah waspada level II," kata pengamat Asep Saefuloh di Tomohon, Sulut seperti dikutip Antara, Sabtu (20/8/2016).

Dia menambahkan, kegempaan yang terekam pada periode tersebut yaitu satu kali tektonik jauh amplitudo amax 11 milimeter dengan durasi 135 detik, selanjutnya dua kali tektonik lokal amax 60 mm selama 65-78 detik.

Terekam pula satu kali gempa embusan amax 46 milimeter selama 20 detik serta 29 kali guguran amax 4-60 milimeter selama 10-110 detik.

"Secara visual Gunung Soputan tampak jelas dan teramati asap kawah putih tipis diperkirakan setinggi 25 meter," ujar Asep.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, kata dia, merekomendasikan masyarakat dan pengunjung agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 kilometer dari puncak dan di dalam wilayah sektor arah barat-barat daya sejauh 2,5 kilometer.

Pada Januari dan Februari tahun 2016, salah satu gunung api aktif di Sulut selain Gunung Lokon (Kota Tomohon), Gunung Karangetang (Kabupaten Kepulauan Sitaro) dan Gunung Awu (Kabupaten Kepulauan Sangihe) ini meletus.

Meski begitu, warga tidak diungsikan karena jarak antara pusat letusan dengan permukiman penduduk diperkirakan mencapai delapan kilometer, sementara warga hanya diinstruksikan tidak memasuki radius bahaya sejauh 6,5 kilometer. bit.ly/2b6BAhQ

Sabtu, Agustus 20, 2016

Setor Miliaran Rupiah ke Polisi, Ini Tanggapan BNN

Cerita Lengkap Freddy Budiman Setor Miliaran Rupiah ke Polisi, Ini Tanggapan BNN 


Terpidana mati yang dikenal sebagai gembong narkoba khususnya ekstasi, Freddy Budiman, mencurahkan pengakuannya soal bisnis haramnya. Dia menyebut hal-hal–yang jika benar–sangat mengerikan. Dia menceritakan keterlibatan aparat hukum, termasuk anggota Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN), dalam peredaran narkoba yang dia impor dari China.

Cerita itu disampaikan Freddy kepada Koordinator Kontras, Haris Azhar, di LP isolasi Nusakambangan, sehari sebelum eksekusi mati dilakukan. Freddy meminta dipertemukan dengan Haris dan membuka dugaan-dugaan itu. Berikut cerita Freddy Budiman dalam percakapan itu seperti dituliskan Haris Azhar di akun Twitter Kontras, Kamis (29/7/2016).

“Saya bukan bandar, saya adalah operator penyelundupan narkoba skala besar, saya memiliki bos yang tidak ada di Indonesia. Dia (bos) ada di Cina. Kalau saya ingin menyelundupkan narkoba, saya tentunya acarain itu, saya telepon polisi, BNN, Bea Cukai, dan orang-orang yang saya telepon itu semuanya nitip (harg). Menurut Pak Haris berapa harga narkoba yang saya jual di Jakarta yang saya jual di Jakarta yang pasarannya 200.000-300.000 itu?” kata Freddy.
Haris menjawab, “Rp50.000.”


Freddy langsung menjawab. “Salah. Harganya hanya 5.000 perak keluar dari pabrik di Cina, makanya saya tidak pernah takut jika ada yang nitip harga ke saya. Ketika saya telepon si pihak tertentu ada yang nitip Rp10.000 per butir, ada yang ditip Rp30.000 perbutir, dan itu saya tidak pernah bilang tidak, selalu saya okekan. Kenapa Pak Haris? Karena saya bisa dapat per butir 200.000, jadi kalau hanya membagi rezeki Rp10.000-30.000 ke masing-masing pihak di dalam institusi tertentu, itu tidak ada masalah. Saya hanya butuh 10 miliar barang saya datang. Dari keuntungan penjualan, saya bisa bagi-bagi puluhan miliar ke sejumlah pejabat di institusi tertentu.”

“Para polisi ini juga menunjukkan sikap main di berbagai kaki. Ketika saya bawa itu barang, saya ditangkap. Ketika saya ditangkap, barang saya disita. Tapi dari informan saya, bahan dari sitaan itu juga dijual bebas, saya jadi dipertanyakan oleh Bos saya [yang di China]. Katanya udah deal sama polisi, tapi kenapa lo ditangkap? Udah gitu kalau ditangkap kenapa barangnya beredar? Ini yang main polisi atau lo?”

“Saya tahu Pak [kepada bosnya], setiap pabrik yang bikin narkoba, dalam penjara pun saya bisa mengendalikan bisnis saya. Tapi saya tahu polisi tersebut butuh uang, jadi saya terima aja. Tapi saya bilang ke dia kalau saya tidak punya uang. Lalu polisi itu mencari pinjaman uang kira-kira Rp1 miliar dari harga yang disepakati Rp2 miliar. Lalu saya pun keluar. Ketika saya keluar, saya berikan janji setengahnya lagi yang saya bayar. Tapi beberapa hari kemudian saya ditangkap lagi yang saya bayar. Tapi beberapa hari kemudian saya ditangkap lagi.
Saya paham bahwa saya ditangkap lagi, karena dari awal saya paham dia hanya akan memeras saya.”

Menurut Haris, Freddy mengaku kasihan dan tidak terima jika orang-orang kecil, seperti supir truk yang membawa kontainer narkoba, yang justru dihukum. Tapi petinggi-petinggi aparat yang melindungi bebas dari jeratan. Haris pun bertanya bagaimana cerita ini bisa didapatkan dan mengapa bukan Freddy sendiri yang membongkarnya.

“Saya sudah cerita ke lawyer saya, kalau saya mau bongkar, ke siapa? Makanya saya penting ketemu Pak Haris, biar Pak Haris bisa menceritakan ke publik luas, saya siap dihukum mati, tapi saya prihatin dengan kondisi penegak hukum saat ini. Coba Pak Haris baca saja pledoi saya di pengadilan, seperti saya sampaikan di sana,” kata Freddy.

Namun, tulis Haris, dia tidak menemukan pledoi Freddy Budiman di website Mahkamah Agung. “Yang ada hanya putusan yang tercantum di website tersebut. Dalam putusan tersebut juga tidak mencantumkan informasi yang disampaikan Freddy, yaitu adanya keterlibatan aparat negara dalam kasusnya,” tulis Haris.

Humas BNN, Kombes Pol. Slamet Riyadi, menanggapi cerita Freddy tersebut dengan santai. Slamet tidak menyampaikan bantahannya, namun dia meminta Haris untuk menyampaikan bukti-bukti keterlibatan aparat hukum, termasuk BNN.

“Kalau ini berlanjut ke pidana, hukum memerlukan barang bukti, siapa berbuat apa, kapan, dan buktinya. Kami memberi apresiasi ke rekan Haris, kalau mau membuktikan silakan,” katanya di Studio TV One, Jumat (29/7/2016).

Slamet pun sudah menyampaikan cerita Freddy ke Kepala BNN, Komjen Pol. Budi Waseso. “Kepala BNN menyampaikan tiga hal. Pertama, segera bikin rilis, sampaikan apa adanya. Kedua, saya lakukan tugas saya sebagai pemberantas narkoba. Ketiga, bahwa hal ini harus bisa dibuktikan,” katanya menyebutkan perintah Budi Waseso.

Jumat, Agustus 19, 2016

MISTERI KEMATIAN MIRNA

 Menguak Kejiwaan Jessica


Kejiwaan Jessica Kumala Wongso diungkap di persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Dari kesimpulan pemeriksaan, ahli menyatakan kejiwaan Jessica normal dan tidak mendapati gangguan jiwa berat.

"Pada saat memeriksa di Departemen Psikiatri, tidak didapatkan gangguan jiwa berat," kata Psikiater Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Natalia Widiasih Raharjanti‎ saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 18 Agustus 2016.

Natalia dan tim dari RSCM memeriksa Jessica Wongso pada 11 Februari hingga 16 Februari 2016. Pihaknya melakukan lima tahap pemeriksaan kejiwaan terhadap Jessica Kumala Wongso dengan metode multiaksial diagnosis.

Dia menuturkan, Jessica baru akan menampakkan emosinya ketika mendapatkan tekanan atau masalah. Emosi tersebut, bisa terlihat dari adanya upaya bunuh diri atau melukai diri sendiri yang dilakukan Jessica di Australia.

Natalia mengatakan, kehidupan Jessica pada 2007-2008 baik-baik saja. Akan tetapi pada Desember 2015 banyak masalah yang membuatnya tidak nyaman.

Dari data kepolisian Australia yang dipelajarinya, ada perubahan terhadap kepribadian Jessica Wongso pada Januari 2016. Saat itu Jessica baru saja putus dengan pacarnya.

"Kalau kita pelajari dari pola relasi, transkrip SMS dan e-mail, memang perubahan pada Januari, setelah (Jessica) putus (dengan pacarnya). Sebelumnya, semua rekan kerjanya bilang Jessica sangat baik, ramah pada orang lain, tak pernah lihat ada yang salah. Baru kaget pas (Jessica) masuk rumah sakit, marah, (ini) ada hubungannya dengan putus pacar," beber Natalia.

Selama menetap di Australia, Jessica dirundung berbagai masalah. Mulai dari Jessica mengancam mantan kekasihnya, Patrick, hingga Jessica mencoba mengakhiri hidup.

"Kami melihat rekaman CCTV saat dia (Jessica) mau masuk Rumah Sakit Royal Prince Alfred. Dia mengancam mau bunuh diri. Saat itu Jessica terlihat kontak seseorang, siapa itu yang kami ingin tahu. Kami kemudian ketemu Kristie. Dia adalah atasannya," kata Natalia ketika bersaksi untuk perkara Jessica di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kepada Natalia, atasan Jessica di New South Wales Ambulans, Australia Kristie Louise Carter bercerita bahwa Jessica adalah orang yang profesional dalam hal pekerjaan, tapi Jessica sangat tertutup.

Dari keterangan Kristie kepada Natalia dan penyidik Polda Metro Jaya saat di Australia, hidup Jessica mulai kacau ketika hubungannya dan Patrick bermasalah pada Januari sampai September 2015.

Jaksa penuntut umum (JPU) Sandy Handika lalu mengonfirmasi ungkapan hati Jessica yang dikatakan kepada Kristie saat Jessica dirawat di RS Royal Prince Alfred. Jessica marah karena diperlakukan seperti pembunuh oleh pihak rumah sakit dan kepolisian setempat.

"Saat di rumah sakit, Jessica mengatakan pada dia (Kristie), 'Para bangsat di rumah sakit ini tidak mengizinkanku pulang. Mereka memperlakukanku seolah-olah saya adalah pembunuh. Kalau saya akan membunuh orang, saya tahu pasti cara menggunakan pistol dan saya tahu dosis yang tepat," ucap Sandy menirukan curahan hati Jessica sesuai pengakuan Kristie.

"Saat ditanya maksudnya apa (berkata seperti itu), dia (Jessica) tidak bisa menjelaskan lebih lanjut," jawab Natalia.


Pengacara Jessica, Otto Hasibuan kecewa terhadap sikap jaksa penuntut umum (JPU) yang menggali hubungan pribadi kliennya selama tinggal di Australia. Apalagi yang ditanyakan tidak ada kaitannya sama sekali terhadap hubungan Jessica dengan Wayan Mirna Salihin.

"Jadi kalau tingkat emosinya (Jessica) tinggi, apa kaitannya dengan Mirna? Ini lost. Jadi saya menganggap menanyakan latar belakang Jessica ini hanya merupakan pembunuhan karakter Jessica. Secara hukum itu tidak ada artinya," ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Dalam hal ini, JPU beralasan menggali latar belakang kehidupan Jessica dengan pacarnya untuk menunjukkan eskalasi emosi sang terdakwa. Namun itu dianggap Otto salah. Apalagi eskalasi emosi yang digali tidak berkaitan dengan Mirna yang dalam kasus ini sebagai korban.

Otto mengatakan, apa yang dikatakan teman Jessica terkait sikap buruknya adalah sesuatu hal yang wajar. Terlebih jika orang itu tidak suka dengan Jessica. Sehingga, kata Otto, keterangan mereka yang merupakan rumor itu tidak bisa dijadikan dasar pada persidangan.

"Wajar dong kalau marahan sama teman, orangnya jelek-jelekin. Itulah yang saya katakan tadi sebagai pembunuhan karakter. Jadi apa pun yang terjadi, itu risiko yang ditanggung oleh Jessica," ujar Otto.

Akibat hal ini, kata Otto, kondisi Jessica semakin tertekan. Apa yang dilakukan Jessica selalu dipandang salah.
Natalia menambahkan sejak keluar dari rumah sakit, hubungan Kristie dan Jessica mulai merenggang karena sikap Jessica berubah.



Dari data Australia Federal Police (AFP), diketahui Jessica masuk rumah sakit dua kali karena melakukan percobaan bunuh diri. Pertama pada akhir Januari 2015, Jessica berupaya melukai diri sendiri. Percobaan bunuh diri kedua dilakukan Jessica pada September 2015 dengan cara menyalakan alat panggang hingga seisi kamar apartemennya dipenuhi asap.

"Kalau kami lihat, mulai dari Januari 2015 tanggal 28 itu hanya ancaman akan bunuh diri dengan menelepon Patrick. Namun tanggal 29 sampai 30-nya dia melakukan upaya bunuh diri. Lalu dia sampai menabrak panti jompo tanggal 22 Agustus," ujar Natalia.

Selanjutnya, pada 15 November Jessica menyayat tangannya sendiri dengan pisau. Dan pada 22 November, kepolisian setempat menemukan pesan yang ditulis Jessica, di mana Jessica menempatkan diri seolah-olah sudah meninggal.

"Tanggal 22 November ada suicide note. Dia minum alkohol dengan pesan bunuh diri seolah-olah pesan dia saat sudah meninggal."

Surat tersebut berisi kekecewaan Jessica karena Patrick tak menepati janji dan meninggalkannya. Padahal Jessica sudah melakukan banyak hal untuk Patrick.

Selain itu, Jessica merasa keluarganya tidak memperhatikannya, sehingga ia merasa tak ada guna melanjutkan hidup.

Pengacara Jessica, Otto Hasibuan kecewa terhadap sikap jaksa penuntut umum (JPU) yang menggali hubungan pribadi kliennya selama tinggal di Australia. Apalagi yang ditanyakan tidak ada kaitannya sama sekali terhadap hubungan Jessica dengan Wayan Mirna Salihin.

"Jadi kalau tingkat emosinya (Jessica) tinggi, apa kaitannya dengan Mirna? Ini lost. Jadi saya menganggap menanyakan latar belakang Jessica ini hanya merupakan pembunuhan karakter Jessica. Secara hukum itu tidak ada artinya," ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Dalam hal ini, JPU beralasan menggali latar belakang kehidupan Jessica dengan pacarnya untuk menunjukkan eskalasi emosi sang terdakwa. Namun itu dianggap Otto salah. Apalagi eskalasi emosi yang digali tidak berkaitan dengan Mirna yang dalam kasus ini sebagai korban.

Otto mengatakan, apa yang dikatakan teman Jessica terkait sikap buruknya adalah sesuatu hal yang wajar. Terlebih jika orang itu tidak suka dengan Jessica. Sehingga, kata Otto, keterangan mereka yang merupakan rumor itu tidak bisa dijadikan dasar pada persidangan.

"Wajar dong kalau marahan sama teman, orangnya jelek-jelekin. Itulah yang saya katakan tadi sebagai pembunuhan karakter. Jadi apa pun yang terjadi, itu risiko yang ditanggung oleh Jessica," ujar Otto.

Akibat hal ini, kata Otto, kondisi Jessica semakin tertekan. Apa yang dilakukan Jessica selalu dipandang salah.

Rabu, Agustus 17, 2016

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Renungan Malam di TMP Kalibata

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Renungan Malam di TMP Kalibata


Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin upacara apel penghormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan malam ini.

Jokowi selaku inspektur upacara menyampaikan penghormatan tertinggi bagi 9.768 pahlawan, yang telah mengabdi kepada perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa.
Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, juga memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang tak dikenal dari seluruh pelosok. Dia mendoakan agar para pahlawan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.


"Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula. Dan jalan kebaktian yang ditempuh adalah jalan kami juga. Kami berdoa, semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa di tempat yang sebaik-baiknya," kata Jokowi, Rabu (17/8/2016).

Turut hadir dalam upacara renungan malam ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, serta para menteri anggota Kabinet Kerja.

Apel yang digelar tepat pukul 00.00 WIB ini merupakan rangkaian peringatan Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia dan berlangsung khidmat.