Nama agen Poker GAME INFO Bank Support Min. Deposit LINK DAFTAR
AsianPoker88 asianpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Tangkas,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON-CIMB NIAGA 10.000
Daftar AsianPoker88
https://goo.gl/3qRBMB
Pokermas88 pokermas88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas88 https://goo.gl/AmVUbx
Pokermas99 pokermas99 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas99
https://goo.gl/qzgSHJ
Indpoker88 indpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Indpoker88
https://goo.gl/CZb3WM
Pokerjempol pokerjempol BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokerjempol
https://goo.gl/H94ugj
Goyangpoker goyangpoker BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Goyangpoker
https://goo.gl/9xGXyQ
Indkasino Indkasino Baccarat,Roulette,Dragon Tiger,Sic BO, Slots Bonus Rollingan 0,8%, Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 20.000
Daftar Indkasino
https://goo.gl/tG9qn5
Rajadomino88 Rajadomino88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Rajadomino88
https://goo.gl/B15EAY
Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R

Minggu, Agustus 21, 2016

Aktivitas Vulkanik Gunung Soputan

Gempa Guguran Dominasi Aktivitas Vulkanik Gunung Soputan


Gempa guguran masih mendominasi aktivitas vulkanik Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat 19 Agustus lalu.

"Tingkat aktivitas Gunung Soputan saat ini adalah waspada level II," kata pengamat Asep Saefuloh di Tomohon, Sulut seperti dikutip Antara, Sabtu (20/8/2016).

Dia menambahkan, kegempaan yang terekam pada periode tersebut yaitu satu kali tektonik jauh amplitudo amax 11 milimeter dengan durasi 135 detik, selanjutnya dua kali tektonik lokal amax 60 mm selama 65-78 detik.

Terekam pula satu kali gempa embusan amax 46 milimeter selama 20 detik serta 29 kali guguran amax 4-60 milimeter selama 10-110 detik.

"Secara visual Gunung Soputan tampak jelas dan teramati asap kawah putih tipis diperkirakan setinggi 25 meter," ujar Asep.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, kata dia, merekomendasikan masyarakat dan pengunjung agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 kilometer dari puncak dan di dalam wilayah sektor arah barat-barat daya sejauh 2,5 kilometer.

Pada Januari dan Februari tahun 2016, salah satu gunung api aktif di Sulut selain Gunung Lokon (Kota Tomohon), Gunung Karangetang (Kabupaten Kepulauan Sitaro) dan Gunung Awu (Kabupaten Kepulauan Sangihe) ini meletus.

Meski begitu, warga tidak diungsikan karena jarak antara pusat letusan dengan permukiman penduduk diperkirakan mencapai delapan kilometer, sementara warga hanya diinstruksikan tidak memasuki radius bahaya sejauh 6,5 kilometer. bit.ly/2b6BAhQ

Sabtu, Agustus 20, 2016

Setor Miliaran Rupiah ke Polisi, Ini Tanggapan BNN

Cerita Lengkap Freddy Budiman Setor Miliaran Rupiah ke Polisi, Ini Tanggapan BNN 


Terpidana mati yang dikenal sebagai gembong narkoba khususnya ekstasi, Freddy Budiman, mencurahkan pengakuannya soal bisnis haramnya. Dia menyebut hal-hal–yang jika benar–sangat mengerikan. Dia menceritakan keterlibatan aparat hukum, termasuk anggota Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN), dalam peredaran narkoba yang dia impor dari China.

Cerita itu disampaikan Freddy kepada Koordinator Kontras, Haris Azhar, di LP isolasi Nusakambangan, sehari sebelum eksekusi mati dilakukan. Freddy meminta dipertemukan dengan Haris dan membuka dugaan-dugaan itu. Berikut cerita Freddy Budiman dalam percakapan itu seperti dituliskan Haris Azhar di akun Twitter Kontras, Kamis (29/7/2016).

“Saya bukan bandar, saya adalah operator penyelundupan narkoba skala besar, saya memiliki bos yang tidak ada di Indonesia. Dia (bos) ada di Cina. Kalau saya ingin menyelundupkan narkoba, saya tentunya acarain itu, saya telepon polisi, BNN, Bea Cukai, dan orang-orang yang saya telepon itu semuanya nitip (harg). Menurut Pak Haris berapa harga narkoba yang saya jual di Jakarta yang saya jual di Jakarta yang pasarannya 200.000-300.000 itu?” kata Freddy.
Haris menjawab, “Rp50.000.”


Freddy langsung menjawab. “Salah. Harganya hanya 5.000 perak keluar dari pabrik di Cina, makanya saya tidak pernah takut jika ada yang nitip harga ke saya. Ketika saya telepon si pihak tertentu ada yang nitip Rp10.000 per butir, ada yang ditip Rp30.000 perbutir, dan itu saya tidak pernah bilang tidak, selalu saya okekan. Kenapa Pak Haris? Karena saya bisa dapat per butir 200.000, jadi kalau hanya membagi rezeki Rp10.000-30.000 ke masing-masing pihak di dalam institusi tertentu, itu tidak ada masalah. Saya hanya butuh 10 miliar barang saya datang. Dari keuntungan penjualan, saya bisa bagi-bagi puluhan miliar ke sejumlah pejabat di institusi tertentu.”

“Para polisi ini juga menunjukkan sikap main di berbagai kaki. Ketika saya bawa itu barang, saya ditangkap. Ketika saya ditangkap, barang saya disita. Tapi dari informan saya, bahan dari sitaan itu juga dijual bebas, saya jadi dipertanyakan oleh Bos saya [yang di China]. Katanya udah deal sama polisi, tapi kenapa lo ditangkap? Udah gitu kalau ditangkap kenapa barangnya beredar? Ini yang main polisi atau lo?”

“Saya tahu Pak [kepada bosnya], setiap pabrik yang bikin narkoba, dalam penjara pun saya bisa mengendalikan bisnis saya. Tapi saya tahu polisi tersebut butuh uang, jadi saya terima aja. Tapi saya bilang ke dia kalau saya tidak punya uang. Lalu polisi itu mencari pinjaman uang kira-kira Rp1 miliar dari harga yang disepakati Rp2 miliar. Lalu saya pun keluar. Ketika saya keluar, saya berikan janji setengahnya lagi yang saya bayar. Tapi beberapa hari kemudian saya ditangkap lagi yang saya bayar. Tapi beberapa hari kemudian saya ditangkap lagi.
Saya paham bahwa saya ditangkap lagi, karena dari awal saya paham dia hanya akan memeras saya.”

Menurut Haris, Freddy mengaku kasihan dan tidak terima jika orang-orang kecil, seperti supir truk yang membawa kontainer narkoba, yang justru dihukum. Tapi petinggi-petinggi aparat yang melindungi bebas dari jeratan. Haris pun bertanya bagaimana cerita ini bisa didapatkan dan mengapa bukan Freddy sendiri yang membongkarnya.

“Saya sudah cerita ke lawyer saya, kalau saya mau bongkar, ke siapa? Makanya saya penting ketemu Pak Haris, biar Pak Haris bisa menceritakan ke publik luas, saya siap dihukum mati, tapi saya prihatin dengan kondisi penegak hukum saat ini. Coba Pak Haris baca saja pledoi saya di pengadilan, seperti saya sampaikan di sana,” kata Freddy.

Namun, tulis Haris, dia tidak menemukan pledoi Freddy Budiman di website Mahkamah Agung. “Yang ada hanya putusan yang tercantum di website tersebut. Dalam putusan tersebut juga tidak mencantumkan informasi yang disampaikan Freddy, yaitu adanya keterlibatan aparat negara dalam kasusnya,” tulis Haris.

Humas BNN, Kombes Pol. Slamet Riyadi, menanggapi cerita Freddy tersebut dengan santai. Slamet tidak menyampaikan bantahannya, namun dia meminta Haris untuk menyampaikan bukti-bukti keterlibatan aparat hukum, termasuk BNN.

“Kalau ini berlanjut ke pidana, hukum memerlukan barang bukti, siapa berbuat apa, kapan, dan buktinya. Kami memberi apresiasi ke rekan Haris, kalau mau membuktikan silakan,” katanya di Studio TV One, Jumat (29/7/2016).

Slamet pun sudah menyampaikan cerita Freddy ke Kepala BNN, Komjen Pol. Budi Waseso. “Kepala BNN menyampaikan tiga hal. Pertama, segera bikin rilis, sampaikan apa adanya. Kedua, saya lakukan tugas saya sebagai pemberantas narkoba. Ketiga, bahwa hal ini harus bisa dibuktikan,” katanya menyebutkan perintah Budi Waseso.

Jumat, Agustus 19, 2016

MISTERI KEMATIAN MIRNA

 Menguak Kejiwaan Jessica


Kejiwaan Jessica Kumala Wongso diungkap di persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Dari kesimpulan pemeriksaan, ahli menyatakan kejiwaan Jessica normal dan tidak mendapati gangguan jiwa berat.

"Pada saat memeriksa di Departemen Psikiatri, tidak didapatkan gangguan jiwa berat," kata Psikiater Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Natalia Widiasih Raharjanti‎ saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 18 Agustus 2016.

Natalia dan tim dari RSCM memeriksa Jessica Wongso pada 11 Februari hingga 16 Februari 2016. Pihaknya melakukan lima tahap pemeriksaan kejiwaan terhadap Jessica Kumala Wongso dengan metode multiaksial diagnosis.

Dia menuturkan, Jessica baru akan menampakkan emosinya ketika mendapatkan tekanan atau masalah. Emosi tersebut, bisa terlihat dari adanya upaya bunuh diri atau melukai diri sendiri yang dilakukan Jessica di Australia.

Natalia mengatakan, kehidupan Jessica pada 2007-2008 baik-baik saja. Akan tetapi pada Desember 2015 banyak masalah yang membuatnya tidak nyaman.

Dari data kepolisian Australia yang dipelajarinya, ada perubahan terhadap kepribadian Jessica Wongso pada Januari 2016. Saat itu Jessica baru saja putus dengan pacarnya.

"Kalau kita pelajari dari pola relasi, transkrip SMS dan e-mail, memang perubahan pada Januari, setelah (Jessica) putus (dengan pacarnya). Sebelumnya, semua rekan kerjanya bilang Jessica sangat baik, ramah pada orang lain, tak pernah lihat ada yang salah. Baru kaget pas (Jessica) masuk rumah sakit, marah, (ini) ada hubungannya dengan putus pacar," beber Natalia.

Selama menetap di Australia, Jessica dirundung berbagai masalah. Mulai dari Jessica mengancam mantan kekasihnya, Patrick, hingga Jessica mencoba mengakhiri hidup.

"Kami melihat rekaman CCTV saat dia (Jessica) mau masuk Rumah Sakit Royal Prince Alfred. Dia mengancam mau bunuh diri. Saat itu Jessica terlihat kontak seseorang, siapa itu yang kami ingin tahu. Kami kemudian ketemu Kristie. Dia adalah atasannya," kata Natalia ketika bersaksi untuk perkara Jessica di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kepada Natalia, atasan Jessica di New South Wales Ambulans, Australia Kristie Louise Carter bercerita bahwa Jessica adalah orang yang profesional dalam hal pekerjaan, tapi Jessica sangat tertutup.

Dari keterangan Kristie kepada Natalia dan penyidik Polda Metro Jaya saat di Australia, hidup Jessica mulai kacau ketika hubungannya dan Patrick bermasalah pada Januari sampai September 2015.

Jaksa penuntut umum (JPU) Sandy Handika lalu mengonfirmasi ungkapan hati Jessica yang dikatakan kepada Kristie saat Jessica dirawat di RS Royal Prince Alfred. Jessica marah karena diperlakukan seperti pembunuh oleh pihak rumah sakit dan kepolisian setempat.

"Saat di rumah sakit, Jessica mengatakan pada dia (Kristie), 'Para bangsat di rumah sakit ini tidak mengizinkanku pulang. Mereka memperlakukanku seolah-olah saya adalah pembunuh. Kalau saya akan membunuh orang, saya tahu pasti cara menggunakan pistol dan saya tahu dosis yang tepat," ucap Sandy menirukan curahan hati Jessica sesuai pengakuan Kristie.

"Saat ditanya maksudnya apa (berkata seperti itu), dia (Jessica) tidak bisa menjelaskan lebih lanjut," jawab Natalia.


Pengacara Jessica, Otto Hasibuan kecewa terhadap sikap jaksa penuntut umum (JPU) yang menggali hubungan pribadi kliennya selama tinggal di Australia. Apalagi yang ditanyakan tidak ada kaitannya sama sekali terhadap hubungan Jessica dengan Wayan Mirna Salihin.

"Jadi kalau tingkat emosinya (Jessica) tinggi, apa kaitannya dengan Mirna? Ini lost. Jadi saya menganggap menanyakan latar belakang Jessica ini hanya merupakan pembunuhan karakter Jessica. Secara hukum itu tidak ada artinya," ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Dalam hal ini, JPU beralasan menggali latar belakang kehidupan Jessica dengan pacarnya untuk menunjukkan eskalasi emosi sang terdakwa. Namun itu dianggap Otto salah. Apalagi eskalasi emosi yang digali tidak berkaitan dengan Mirna yang dalam kasus ini sebagai korban.

Otto mengatakan, apa yang dikatakan teman Jessica terkait sikap buruknya adalah sesuatu hal yang wajar. Terlebih jika orang itu tidak suka dengan Jessica. Sehingga, kata Otto, keterangan mereka yang merupakan rumor itu tidak bisa dijadikan dasar pada persidangan.

"Wajar dong kalau marahan sama teman, orangnya jelek-jelekin. Itulah yang saya katakan tadi sebagai pembunuhan karakter. Jadi apa pun yang terjadi, itu risiko yang ditanggung oleh Jessica," ujar Otto.

Akibat hal ini, kata Otto, kondisi Jessica semakin tertekan. Apa yang dilakukan Jessica selalu dipandang salah.
Natalia menambahkan sejak keluar dari rumah sakit, hubungan Kristie dan Jessica mulai merenggang karena sikap Jessica berubah.



Dari data Australia Federal Police (AFP), diketahui Jessica masuk rumah sakit dua kali karena melakukan percobaan bunuh diri. Pertama pada akhir Januari 2015, Jessica berupaya melukai diri sendiri. Percobaan bunuh diri kedua dilakukan Jessica pada September 2015 dengan cara menyalakan alat panggang hingga seisi kamar apartemennya dipenuhi asap.

"Kalau kami lihat, mulai dari Januari 2015 tanggal 28 itu hanya ancaman akan bunuh diri dengan menelepon Patrick. Namun tanggal 29 sampai 30-nya dia melakukan upaya bunuh diri. Lalu dia sampai menabrak panti jompo tanggal 22 Agustus," ujar Natalia.

Selanjutnya, pada 15 November Jessica menyayat tangannya sendiri dengan pisau. Dan pada 22 November, kepolisian setempat menemukan pesan yang ditulis Jessica, di mana Jessica menempatkan diri seolah-olah sudah meninggal.

"Tanggal 22 November ada suicide note. Dia minum alkohol dengan pesan bunuh diri seolah-olah pesan dia saat sudah meninggal."

Surat tersebut berisi kekecewaan Jessica karena Patrick tak menepati janji dan meninggalkannya. Padahal Jessica sudah melakukan banyak hal untuk Patrick.

Selain itu, Jessica merasa keluarganya tidak memperhatikannya, sehingga ia merasa tak ada guna melanjutkan hidup.

Pengacara Jessica, Otto Hasibuan kecewa terhadap sikap jaksa penuntut umum (JPU) yang menggali hubungan pribadi kliennya selama tinggal di Australia. Apalagi yang ditanyakan tidak ada kaitannya sama sekali terhadap hubungan Jessica dengan Wayan Mirna Salihin.

"Jadi kalau tingkat emosinya (Jessica) tinggi, apa kaitannya dengan Mirna? Ini lost. Jadi saya menganggap menanyakan latar belakang Jessica ini hanya merupakan pembunuhan karakter Jessica. Secara hukum itu tidak ada artinya," ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).

Dalam hal ini, JPU beralasan menggali latar belakang kehidupan Jessica dengan pacarnya untuk menunjukkan eskalasi emosi sang terdakwa. Namun itu dianggap Otto salah. Apalagi eskalasi emosi yang digali tidak berkaitan dengan Mirna yang dalam kasus ini sebagai korban.

Otto mengatakan, apa yang dikatakan teman Jessica terkait sikap buruknya adalah sesuatu hal yang wajar. Terlebih jika orang itu tidak suka dengan Jessica. Sehingga, kata Otto, keterangan mereka yang merupakan rumor itu tidak bisa dijadikan dasar pada persidangan.

"Wajar dong kalau marahan sama teman, orangnya jelek-jelekin. Itulah yang saya katakan tadi sebagai pembunuhan karakter. Jadi apa pun yang terjadi, itu risiko yang ditanggung oleh Jessica," ujar Otto.

Akibat hal ini, kata Otto, kondisi Jessica semakin tertekan. Apa yang dilakukan Jessica selalu dipandang salah.

Rabu, Agustus 17, 2016

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Renungan Malam di TMP Kalibata

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Renungan Malam di TMP Kalibata


Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin upacara apel penghormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan malam ini.

Jokowi selaku inspektur upacara menyampaikan penghormatan tertinggi bagi 9.768 pahlawan, yang telah mengabdi kepada perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa.
Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, juga memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang tak dikenal dari seluruh pelosok. Dia mendoakan agar para pahlawan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.


"Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula. Dan jalan kebaktian yang ditempuh adalah jalan kami juga. Kami berdoa, semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa di tempat yang sebaik-baiknya," kata Jokowi, Rabu (17/8/2016).

Turut hadir dalam upacara renungan malam ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, serta para menteri anggota Kabinet Kerja.

Apel yang digelar tepat pukul 00.00 WIB ini merupakan rangkaian peringatan Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia dan berlangsung khidmat.


Selasa, Agustus 16, 2016

Gempa 'Sedang' 5,4 SR Tewaskan 7 Orang di Peru

Gempa 'Sedang' 5,4 SR Tewaskan 7 Orang di Peru



Gempa berkekuatan sedang 5,4 skala Richter (SR) mengguncang selatan Peru. Pekerja darurat sedang dalam perjalanan ke daerah yang terkena dampak lindu, untuk mencari korban selamat dan memberikan tempat penampungan sementara.

"Sedikitnya tujuh orang di selatan Peru tewas," kata pejabat setempat seperti dikutip dari BBC, Senin (15/8/2016).

Para pejabat mengatakan, gempa Peru yang terjadi Minggu 14 Agustus waktu setempat telah menghancurkan setidaknya 80 rumah di wilayah Arequipa.

"Gempa terjadi pada pukul 21.58 waktu setempat, pada kedalaman 10 km (6,2 mil)," demikian menurut US Geological Survey (USGS) atau Badan Survei Geologi AS.

"Pusat gempa berada 7 km barat dari Kota Chivay," imbuh badan tersebut.

Sejauh ini dilaporkan distrik yang terkena dampak terburuk adalah Ichupampa, Yanque, Achoma dan Maca. Setidaknya 40 orang dilaporkan terluka.

Seorang wali kota setempat mengatakan kepada media Peru, "gempa itu dirasakan sangat kuat ... kita telah kehilangan kontak dengan desa-desa terdekat dan kini meminta bantuan alat berat".

Gubernur Arequipa, Yamila Osorio mengatakan dia akan melakukan perjalanan ke daerah yang terkena dampak gempa. Daerah itu saat ini tengah dilanda suhu amat dingin hingga beku.

Beberapa jam sebelum gempa bumi melanda, Presiden Pedro Pablo Kuczynski mengunjungi daerah yang terdampak gempa untuk menilai kerusakan yang disebabkan oleh cuaca dingin.

Gempa bumi umum terjadi di Peru. Pada tahun 2007, hampir 600 orang tewas ketika gempa dahsyat  8 SR melanda wilayah pantai tengah.

Senin, Agustus 15, 2016

Biadab, Ayah di Denpasar Tega Cabuli Anak Gadisnya


Biadab, Ayah di Denpasar Tega Cabuli Anak Gadisnya


Dika AK, lelaki berusia 46 tahun di Denpasar, Bali, tega mencabuli anak gadisnya berinisial AP, yang masih berusia 13 tahun.

Dugaan pencabulan ini berawal pada Kamis malam 11 Agustus, saat istri Dika berinisial EF kerja shift malam. Sedangkan, AP tertidur pulas di kamarnya hingga lupa mengunci pintu kamarnya.

Dika yang mengetahui kamar anaknya tak dikunci, langsung masuk dan memaksa AP memuaskan nafsu birahinya. AP sempat mendapat kekerasan dan ancaman jika menolak keinginan ayahnya.

Sebelum pencabulan terjadi, rupanya Dika sudah beberapa kali mencoba melakukan kejahatan seksual kepada anak kandungnya. Tetapi, AP berhasil menghindar.
Biadab, Ayah di Denpasar Tega Cabuli Anak Gadisnya

Kekerasan seksual itu terungkap setelah AP menceritakan pengalaman pahitnya kepada sang ibu, EF. Sang ibu pun melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar.

"Korban diantar ibu kandungnya sendiri melaporkan peristiwa itu," kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Komisaris Reinhard Habonaran Nainggolan, Minggu (14/8/2016).

Sayang, Dika kini telah melarikan diri lantaran mengetahui kasus pencabulannya itu dilaporkan kepada pihak berwajib.‎

"Saat anggota kami mendatangi rumah pelaku untuk ditangkap, dia sudah melarikan diri," tutur Nainggolan.

Minggu, Agustus 14, 2016

Unggah Foto Baru, Rizma Si Guru Cantik Tegal Marah-Marah?

Unggah Foto Baru, Rizma Si Guru Cantik Tegal Marah-Marah?


Sejak namanya populer, Rizma Uldiandari (26), guru cantik asal Tegal, Jawa Tengah, belum pernah melontarkan kegusaran yang meledak-ledak. Namun, hal berbeda ditampilkan Rizma saat mengunggah status terbarunya melalui akun Instagram @dind.riszma pada Rabu, 10 Agustus 2016.

Rizma menampilkan foto dirinya saat membonceng sepeda onthel oleh seorang bapak. Di dalam foto itu, guru kelas 3 SDN 2 Karangmangu Tegal itu mengenakan seragam berwarna khaki khas guru. Demikian pula dengan seorang bapak yang memboncenginya di sepeda onthel warna hitam.

"Ini yang jelas foto asli saya, apa kalian masih mau menghina. Apa Iya harus editan??? Buat Kalian yang suka ngomongin saya ya. Keluarga kita hidup sederhana, apa adanya. Gak perlu gengsi juga kan, pasti beda dong kalau anak-anak perempuan jaman sekarang yang lebih mementingkan hidup mewah, dan saya paling nggak suka itu," tulis Rizma dalam unggahan itu.

Menurut Rizma, lelaki dalam foto tersebut adalah sang ayah yang selalu merawat dan membimbingnya. Ia juga mengatakan, ayahnya pula yang mengajarinya tentang arti rezeki.

"Rezeki itu seperti lingkaran pasti berputar Walau kita nggak dapat dari ini pasti suatu saat dapat dari yang lain. Semuanya ikhlaskan, yang terpenting ilmu kita bisa disalurkan. Terima kasih ayah," kata dia.

Sama halnya dengan Rizma, ayahnya pun mengabdi sebagai PNS guru di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.  

Kekesalan Rizma mungkin disebabkan komentar tidak menyenangkan terkait dirinya. Seperti dilontarkan Yanto (27), warga Tegal, Jawa Tengah. Ia mengaku sudah bertemu dengan guru cantik itu beberapa hari lalu untuk pertama kalinya.

Namun, ia terkejut dengan sosok guru yang heboh di medsos karena agak berbeda antara di foto Instagram dengan aslinya.

"Beberapa hari lalu saya datang ke sekolah Bu Guru Rizma. Karena penasaran makanya saya mencari tahu di mana dia mengajar. Setelah bertemu saya agak kaget, loh kok agak beda ya sama yang aslinya?" ucap Yanto.

Ia mengatakan awal mula kedatangannya ke sekolah karena ingin melihat secara langsung sosok yang disebut-sebut guru cantik.

"Saat itu saya sempat tanyakan apakah foto di Instagram ini benar foto Bu Guru Rizma. Dia (Rizma) pun saat itu sambil tersenyum dan menjawab, Iya benar, Mas, saya Rizma yang ada di dalam foto itu," ucap Yanto lagi.