Agenda Pramusim 2017: Manchester City
Puasa gelar pada gelaran musim ini, Guardiola jelas dituntut untuk meningkatkan level The Citizens yang dimulai dengan sesi pramusim 2017/18.
Manchester City menutup kampanye mereka musim ini yang cenderung biasa-biasa saja dengan kemenangan superior 5-0 atas Watford dalam laga pekan terakhir Liga Primer Inggris 2016/17 di Vicarage Road.
Kedatangan Pep Guardiola sebagai manajer baru sempat membawa ekspektasi tinggi bagi perjalanan skuat The Citizens musim ini, namun kegemilangan urung didapat dan mereka justru harus puas menyudahi perjalanan satu musim penuh dengan nihil gelar juara.
Dari empat ajang yang diikuti City, yakni Liga Primer, Piala FA, Piala Liga dan Liga Champions, tak satu pun berakhir dengan cerita indah. Tapi setidaknya finis di posisi ketiga liga domestik musim ini memberikan mereka peluang agar bisa memperbaiki catatan prestasi di kompetisi nomor satu Eropa yang mana tahun ini City harus terhenti di fase 16 besar.
Musim ini juga telah resmi menjadi ajang perpisahan Pablo Zabaleta yang menutup sembilan tahun kiprahnya di Etihad Stadium. Kepergian pemain asal Argentina itu kemungkinan besar akan diikuti oleh sejumlah pemain veteran lainnya dengan Guardiola menginginkan adanya perombakan di tubuh tim terutama lini belakang.
Orientasi belanja City pada bursa transfer musim panas nanti memang belum jelas diketahui kendati jadwal pramusim 2017/18 mereka sudah ditentukan. Pramusim ini sendiri nantinya akan menjadi ajang pemanasan bagi skuat City beserta para calon penggawa baru mereka untuk mencari gambaran permainan pas sebelum mengarungi musim kompetitif.
Sejauh ini baru dipastikan turnamen International Champions Cup (ICC) 2017 di Amerika Serikat yang akan menghiasi sesi pramusim pasukan Guardiola. Dalam beberapa tahun belakangan ini, turnamen tersebut seakan sudah menjadi ajang pemanasan bergengsi bagi beberapa klub papan atas Eropa.
Laga derby melawan rival sekota, Manchester United akan menjadi pembuka pramusim mereka dengan lokasi pertandingan yang masih belum ditentukan. Selepas itu, City akan menjajal ketangguhan raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid di California dan sesama seteru asal Liga Primer, Tottenham Hotspur di Tennessee.
Guardiola yang dikontrak untuk jangka panjang tentunya diharapkan mampu untuk mendongkrak prestasi City musim depan. Sepanjang musim ini, mantan juru latih Barcelona dan Bayern Munich itu terlihat kesulitan menerapkan filosofi taktik yang sebelumnya sukses dijalankan oleh kedua bekas timnya.
Episode bursa transfer akan menarik untuk disimak, sejumlah pemain yang mulai termakan usia dan melambat terancam untuk tersingkir. Peremajaan skuat dengan mempromosikan nama-nama dari tim muda klub bisa menjadi opsi bagi sang manajer selain mendatangkan bintang-bintang ternama. Deretan youngster seperti Patrick Roberts, Oleksandr Zinchenko, Manu Garcia, Brandon Barker, Bersant Celina hingga Enes Unal kemungkinan akan diberi kans unjuk gigi selama pramusim.












EmoticonEmoticon