Nama agen Poker GAME INFO Bank Support Min. Deposit LINK DAFTAR
AsianPoker88 asianpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Tangkas,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON-CIMB NIAGA 10.000
Daftar AsianPoker88
https://goo.gl/3qRBMB
Pokermas88 pokermas88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas88 https://goo.gl/AmVUbx
Pokermas99 pokermas99 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokermas99
https://goo.gl/qzgSHJ
Indpoker88 indpoker88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Indpoker88
https://goo.gl/CZb3WM
Pokerjempol pokerjempol BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Pokerjempol
https://goo.gl/H94ugj
Goyangpoker goyangpoker BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Goyangpoker
https://goo.gl/9xGXyQ
Indkasino Indkasino Baccarat,Roulette,Dragon Tiger,Sic BO, Slots Bonus Rollingan 0,8%, Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 20.000
Daftar Indkasino
https://goo.gl/tG9qn5
Rajadomino88 Rajadomino88 BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Rajadomino88
https://goo.gl/B15EAY
Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R BandarQ,Bandar Poker,Domino99,Poker,AduQ,Capsa Susun,Sakong Bonus TurnOver 0,3% Setiap Hari,Bonus Referral 10% Pelayanan Depo WD Tercepat BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 10.000
Daftar Senangpoker https://goo.gl/i6fR8R
Tampilkan postingan dengan label sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sex. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juni 26, 2016

11 CERITA LUCU HUMOR CARA LAKI MINTA JATAH YANG GOKIL BANGET






REZEKIBOLA : Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Minta Jatah. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Minta Jatah dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Minta Jatah paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

11 Cerita Lucu Humor Minta Jatah Yang Gokil Banget

1. Cerita Lucu Suami Langsung Minta Jatah

Pulang kantor si Ateng langsung mencari istrinya untuk minta jatah ‘setoran’.

Ateng: “Yaaang kamu dimana Yaannnng??”

Istri: (Melihat gelagat suaminya langsung paham) “Maap Bang, jangan hari ini, aku lagi ‘M’”

Mendengar jawaban istrinya Ateng kesal dan langsung keluar rumah cari pelampiasan. Sampai di taman kota ia melihat banci langganannya dan langsung memanggilnya (Maklum, asal ada lubangnya apa pun bisa diembat si Ateng)

Banci: “Maap Bang, jangan hari ini ya, eke lagi ‘M’…”

Ateng: (Makin kesal) “Loh ‘M’?? Maksud kamu ‘males’ ya!! Kamu kan gak mungkin ‘Menstruasi’.”

Banci: “Maap Bang, eke bukan lagi ‘males’ juga bukan lagi ‘menstruasi’, tapi eke lagi ‘Mencret’, situ mau?”
(Lalu si banci ngacir ke WC sambil megangin perutnya).

2. Cerita Lucu Minta Jatah: Komplain Tiap Malam

Ada sebuah kisah tentang rumah tangga yang sudah menikah 7 tahun, tapi Rumah tangga tersebut tidak harmonis karena mereka hidup pas-pasan dan juga sang istri yang tidak mau memberi jatah ke pada sang suami, sehingga jika sang suami meminta jatah, si istri menolak dengan alasan cape karena pekerjaannya sebagai sekretaris boss.. Keesokan harinya sang suami pergi ke dokter,

Suami: “Dok Kenapa ya Istri saya.. Setiap saya minta jatah, saya ngga di kasih, istri saya hanya beralasan cape?”

Dokter: “Hmm.. Begitu ya. Kalo begitu, besok saya akan memanggil istri anda..”

Suami: “Iya dok.. Saya Permisi Dok.”

Dokter: “Oh.. Oke silahkan.”

(Keesokan Harinya),

Istri: (Mengetuk pintu).

Dokter: “Masuk.”

Istri: “Permisi Dok.”

Dokter: “Maaf ibu.. Saya memanggil ibu karena suami ibu komplain tentang jatah tiap malam.”

Istri: “Ya begitulah Dok.. Habis saya cape karena setiap saya ke kantor saya di tagih utang sama manager saya.. dan saya belum punya uang buat bayar jadi manager saya bilang ‘Saya pecat atau saya perkosa?’ Apa boleh buat dok saya pilih di perkosa. Terus setelah pulang kantor saya naik taksi. Tapi uang saya ga ada.. Supir taksi nya bilang ‘Saya perkosa atau turun Ddisini?” Apa Boleh buat dok saya ga mau pulang jalan kaki jadi saya pilih di perkosa.”

Dokter: “Oh itu masalah nya Bu., Sekarang ibu pilih mana.. Saya bilangin suami ibu atau saya perkosa?”

Istri: “*&&^%&@#(&^*% ^*$@%^$%$^”

3. Cerita Lucu Pilot Minta Jatah

Pilot: “Mami, kalau ada supir dirumah, tolong suruh jemput papa di Airport ya..”

Istri: “Ok pap, oleh-olehnya mami ingat ya pap.”

Pilot: “Aduh mami, oleh-olehnya ketinggalan di bagasi pesawat.”

Istri: “Awas ya sampai rumah tak mau mami sapa dan tegur papi” (ngambek).

Pilot: “Ya elah… mami” (cemberut).

(Malam 1 Karena sang istri ngambek si pilot pun cari akal, padahal sudah kebelet banget nagih jatah kepada sang istri).

Pilot: “Mam, pesawat siap mendarat.” (sambil berbisik pada sang istri).

Istri: (Diam dan ngomong dalam hati) “Maksudnya dia apaan sih”.

(Malam 2)

Pilot: “(suara agak keras) “Mam, pesawat siap mendarat mam!!”

Istri: “Pura-pura gak dengar dan gak tau maksud dari sang suami.”

Di pagi harinya si istri bertanya kepada pembantu mereka.

Istri: “Nung, maksud suami aku apaan sih, kok tiap malam bilang pesawat mau mendarat.”

Nunung: “Ohh, itu mah tandanya suami nyonya minta jatah.”

Istri: “Oo ya? Baru tau aku, terus gimana ni, padahal aku juga lagi pingin.”

Nunung: “Ya, nyonya jawab aja, landasan siap sambil senyum.”

(Malam 3 Sang Istri menunggu suami bilang duluan, sambil menyiapkan kata-kata untuk menjawab. tapi karena kesal dan sebelnya sang suami pada malam itu tidak lagi minta jatah kepada istrinya. Pagi harinya sang istri pun kembali curhat sama Nunung).

Istri: “Nung, kok suami ku gak bilang itu lagi ya??”

Nunung: “Ya kalau gak bilang gitu, nyonya aja yang bilang duluan”.

Istri: “Iya juga ya..” (sambil ngarep).

(Malam 4)

Istri Pilot: “Pap, landasan siap!!”

Pilot: (Diam pura-pura tidur gak menjawab).

Istri: “Pap, landasan sudah benar-benar siap, silahkan.”

Pilot: (Pura-pura gak dengar dan tetap diam).

Istri: “Papa, plisss daratin pesawatnya sekarang juga, landasan sudah benar-benar siap.” (dengan suara agak keras).

Pilot: (Dengan nada marah dan kesal) “Hari ini pesawat RUSAKKKK!!”

Istri Pilot: “!!..??”

4. Cerita Lucu Minta Jatah: Harus Hemat Energi

WARNING!! Jangan sekali-kali mengejek Istri tercinta, akibatnya seperti ini..

Suami: “Maammmm.. Kamu jangan terlalu banyak makan lagi, lihat bokongmu sudah gede kayak ‘Kompor Besar’ loh..”

Istri: “Awas loe… nanti baru kubalas…” (dengan jengkel dan berbicara dalam hati).
(Malamnya saat hendak tidur)

Suami: (Merayu istri mau minta Jatah).

Istri: “Kita harus hemat energi jangan karena hanya untuk hangatkan sepotong ‘Sosis Kecil’ saja pakai ‘Kompor Besar’.”

5. Cerita Lucu Barang Mulai Minta Jatah

Gara-gara dollar harganya nggak karu-karuan, menjadikan si Petruk OKB (orang kaya baru). Maklum kebon kopi dia seabreg-abreg, mana harga kopi lagi bagus-bagusnya. Sehabis panen, dia pingin memanjakan diri, pergi ke Jakarta. Nggak lupa bawa si Gareng, centeng kesayangannya. Sesampai di Jakarta, dia nginep di hotel bintang lima. Giliran mau makan, dipanggil lah si centeng itu.

Petruk: “He Gareng, Gue pengen makan nasi goreng nih.”

Gareng: “Siap bos.”

Petruk: “Eh, jangan lupa yang istimewa.”

Gareng: “Istimewa gimane bos?”

Petruk: “Istimewa tuh artinye pake telor dua.”

(Si Gareng pun segera pergi membeli pesanan si bos. Agak siangan dikit perut si Petruk berasa lapar lagi).

Petruk: “Gareng siang-siang begini enaknya makan mi goreng nih. Jangan lupa yang istimewa.”

Gareng: “Beres boss..”

(Si Gareng pun segera pergi membeli pesanan si bos. Malam harinya, karena AC hotel yang kelewat dingin, giliran ‘barang’ si Petruk yang minta jatah).

Petruk: “Gareng gue pingin ‘bodrex’ (bobo dengan perex) Nih, cariin gue cewek dong. Jangan lupa yang istimewa ye..”

Gareng: “Beres bos.”

(Si Gareng pun segera ngacir nyari pesenan si bos. Giliran mau diembat tu cewek),

Petruk: (Berteriak) “Heh Gareng kesini lu.. Brengsek lu! Gua kan minta cewek yang istimewa ngapain lu empanin gue bencong??”

Gareng: “Lho kan sesuai pesanan bos, istimewa, telornya dua..”

6. Cerita Lucu Meminta Jatah Setiap Hari

Disuatu Desa ada seorang suami yang kewalahan dengan tingkah istrinya karena mempunyai nafsu sex yang super. Karena hampir setiap hari sang istri meminta jatah sampai 4x membuat suami pusing kewalahan maka suatu hari suami membuat peraturan.

Suami: “Mulai saat ini kalau mau minta jatah harus bayar dulu!”

Istri: “Ok, gak masalah!”

Suami: “Kalau minta di kasur 500 ribu, sofa 250 ribu di kamar mandi 100 ribu dan di lantai 50 ribu.”

Istri: “Ok say..”

Suami mulai berangkat kerja dengan senang hati karena nanti kalau pulang paling-paling istrinya minta jatah 1x saja karena bayarnya terlalu mahal. Ketika pulang dan mau ganti baju dia melihat uang 500 ribu di meja lemari.. Suami tersenyum geli dan menemui istrinya..

Suami: “Nanti di kasur kan say.”

Istri: “Tidak say!!”

Suami: “Lah terus?” (mulai kawatir)”

Istri: “Di lantai tapi 10x!!”

Suami: “Matekkk aku.. %$#@##@#**&*&!”

7. Cerita Lucu Minta Jatah: Lama-Lama Botak

Ada seorang Suami-Istri yang tinggal bersama anak perempuannya yang masih kecil. Karena rumah yang mereka tempati hanya punya satu kamar saja, maka mereka tidur bertiga di satu kamar dengan anaknya berada di tengah. Pada suatu malam si Istri minta jatah pada si Suami, agar si anak tidak tahu mereka sedang melakukan hubungan, si Suami mencabut sehelai rambut anaknya untuk memastikan kalau anaknya sudah tidur. Pada pagi harinya,

Suami: (Sedang membaca koran sambil bernyanyi) “Semalam enak.. Semalam enak..”

Istri: “Ntar malam lagi.. Ntar malam lagi..”

Anak: “Lama-lama botak.. Lama-lama botak..”

8. Cerita Lucu Minta Jatah: Aku Sudah Tulis Tangan

Suatu malam dikeluarga Pak Ateng,

Pak Ateng: “Bu aku mau ngetik dong” (istilah pak Ateng minta jatah makelove kepada istrinya).

Istri: “Sebentar ya pak si dede belum selesai disusui nih..”

(Satu jam kemudian).

Pak Ateng: “Bu dah selesai menyusui si dedenya? aku mau ngetik nih, dah gak kuat..”

Istri: “Belum selesai pak.”

Setengah jam kemudian si Istri selesai menyusui sidede dan menghampiri pak Ateng

Istri: “Ayo pak kita ‘ngetik’ aku dah selesai menyusui nihh..

Pak Ateng: (Dengan sigapnya) “Udah bu gak usah gak jadi ngetiknya. AKU DAH ‘TULIS TANGAN’.” (istilah pak Ateng utk Onani).

9. Cerita Lucu Minta Jatah: Beli Daging

Alkisah, ada seorang isteri bernama Yati dan Suaminya yang seorang pemalas dan juga pelit bernama Bagong.
Lalu terjadilah sebuah obrolan singkat antara keduanya.

Yati: “Bang minta duit, aku mau beli daging untuk makan kita nanti malam.”

Bagong: “Gak ada duit ku!! cuma ada 50.000 yg ada di dompet ku. Tapi uang ini pun untuk ku jadikan modal main judi.”

Yati: “Lebih baik uang itu dibelanjakan daging saja baaang..” (sambil merayu).

Bagong: “BaaHH! Sini kau sini (si Bagong mengajak isterinya berdiri di depan cermin). Kau liat uang ini?? yang ada dicermin itu uangmu dan yang kupegang ini uangku. (sambil tertawa si Bagong pergi meninggalkan isterinya).

(Malam harinya)

Bagong: “Hmmm.. enak sekali masakan kau isteriku, walaupun gak kukasih duit kau bisa juga masak daging. Jadi makin sayang ku sama kau. (sambil merayu dan manja2 bermaksud minta jatah sama isterinya).

Yati: “Sini abang sini.. (Membuka celana dalamnya, sambil mengajak si Bagong berdiri di depan cermin). Abang lihat ini baik-baik (sambil menunjuk ke arah kewanitaan-nya) Bang itu yang di cermin untuk abang, dan yang ini untuk tukang daging..”

Bagong: “Hhhaaaaahhh??!!”

10. Cerita Lucu Minta Jatah: Banyak Alasan

pada pagi yang cerah

Suami: “Mam aku pergi kerja dulu yah.”

Istri: “Iya papa, ati ati yah.”

Suami: “Tapi mah boleh ngga minta jatah?? lagi pengen nichhhh..”

Istri: “Duh pap lagi mens nih..”

Suami: “Ya udah kalo gitu lewat pantat aja yah..”

Istri: “Jangan pah lagi ambeien nich.”

Suami: (agak kesel) “Bilang sariawan gua tampar loe!!”

Istri: “!!%$@!^%$”

11. Cerita Lucu Minta Jatah: Kangen Si Jabang Bayi

Mono mempunyai seorang istri yang lagi hamil besar. Menurut keterangan dokter, sang istri akan melahirkan dalam 2 sampai 3 minggu lagi. Dasar si Mono, hal ini tidak membuat dorongan birahinya menurun. Pada suatu malam Mono pun meminta jatah ke sang istri..

Mono: “Mamah, meoooong..”

Istri: “Idih.. Papah apa-apaan sihh..”

Mono: “Pesawat boeing mau mendarat nih.”

Istri: “Aduh papah, si jabang bayi kan menurut USG udah lengkap anggota tubuhnya. Mau mencetak apaan lagi sih??

Mono: “Papah kangen pengen melongok jabang bayi kita mah, sekalian papah mau ngasih hand body plus minyak-rambut.. Supaya kulitnya putih dan rambutnya tebal.”

Kamis, Juni 23, 2016

6 ARTIS INDONESIA YANG SUKA PAKAI SEX TOYS

6 ARTIS INDONESIA YANG SUKA PAKAI SEX TOYS



REZEKIBOLA : Seks adalah sebuah kebutuhan. Setidaknya hal itu berlaku bagi seseorang yang telah memiliki pasangan. Lalu bagaimana jika tidak memiliki pasangan? Salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan menggunakan sex toys. Seperti yang dikutip dari liputan6.com , Beberapa artis mengakui menggunakan sex toys dalam memenuhi kebutuhan seks mereka. Berikut di antaranya.

1. Anne J Cotto


Bagi Anda yang menjalani masa muda di era 90-an mungkin mengenal artis panas Anne J Cotto. Wanita yang sering beradegan panas dalam film-filmnya ini dengan terang-terangan mengaku menggunakan sex toys untuk mengusir sepi. Ia membeli sex toys tersebut sejak berpisah dengan suami pertamanya.

“Saya beli setelah pisah rumah itu. Sudah setahun juga kan pisah rumah,” ujar Anne yang juga mantan istri Mark Hanuzs, beberapa waktu lalu.

Menurut Anne, wajar saja bila seorang wanita kesepian seperti dirinya menggunakan alat bantu seks. “Buat iseng-iseng saja dan buat mengusir kesepian,” jelasnya.

Lalu, di mana Anne J Cotto membeli alat-alat bantu seks itu? “Kalau ke luar negeri saya beli. Nggak punya banyak, cuma punya dua,” ujarnya.


2. Shinta Bachir


Artis kedua yang memiliki hobi dan menggunakan sex toys adalah Shinta Bachir. Status Shinta sebagai wanita yang sudah pernah menikah dan harus menjalani kesendirian sama sekali tak membuatnya malu untuk mengakuinya. Diakui Shinta, ia memang kerap dilanda keinginan untuk bercinta jika sedang sendiri.


“Biasanya kalau lagi di rumah, pas sendirian gitu. Suka kepikiran untuk seperti itu. Kan saya sebagai wanita yang sudah pernah menikah tentu pernah merasakan itu, sekarang kan saya jomblo,” kata Shinta Bachir.


Namun, artis kelahiran Wonosobo, 7 Februari 1986 ini tak lagi memiliki fantasi dan keinginan untuk melakukan hubungan badan dengan pria. Karena sering disakiti pria, gairah Shinta untuk berhubungan seks dengan cowok pun berkurang.


“Daripada saya (ML) sama cowok yang mulutnya ke mana-mana, mending saya pakai mainan saya sendiri kalau lagi pengin,” kata bintang film Suster Keramas ini.

3.Tessa Mariska


Pedangdut Tessa Mariska mengaku mengkoleksi mainan seks atau sex toys. Perempuan berdada wah ini bahkan rajin berburu barang yang bagi sebagian besar orang dianggap tabu tersebut sampai ke manca negara. Mengenai keasikannya mengkoleksi dildo itu Tessa punya alasan sendiri.

“Dengan ini saya bisa berfantasi dan lebih sehat. Daripada jajan,” ujarnya.

Ia merasa sudah bukan jamannya lagi masyarakat menganggap tabu mainan tersebut. Bahkan kini Tessa Mariska tak malu-malu menceritakan cara menggunakan dan merawat dildo, salah satu jenis sex toys. “Ya, gampang aja. Kalau mau pakai, tinggal diolesi minyak pelumas atau baby oil. Setelah dipakai, dibersihkan lalu dicuci dan dikeringkan dengan pengering rambut,” lanjutnya.

Hingga saat ini Tessa Mariska mengaku baru mengumpulkan enam buah dildo, yang salah satunya punya keistimewaan sendiri. “Teman saya beli dari Bangkok dan dildonya bisa lomba katak kodok. Ini beda dari yang lain. Memang sih diantaranya ada yang paling panjang,” katanya.

4. Dewi Perssik



Dewi Persik dikenal sebagai salah satu artis yang terang-terangan bicara soal kehidupa seks-nya.

Meskipun berstatus janda, Dewi Persik rupanya tak pernah khawatir untuk menuntaskan hasrat seksualnya jika ia sedang ‘tinggi’. Bukan dengan jalan berhubungan seks bersama pria, namun Dewi Persik mengaku punya alat bantu seks untuk memuaskan hasratnya.

“Kalau saya pengin sesuatu (seks), saya juga punya sesuatu (alat bantu) yang bisa buat saya main,” kata Depe.

Alat bantu seks tersebut sering dimanfaatkan Depe untuk membantu menghilangkan rasa sepinya akan belaian seorang pria. Selain itu, Dewi Persik juga mengaku punya koleksi video seks alias video porno untuk ditontonnya.

“Dan saya juga banyak mengumpulkan video-video yang saya suka, ya seperti itu, kita nggak boleh munafik kalau memang itu adanya. Yang pastinya itu benda mati (sex toys), maunya sih yang hidup. Tapi susah nantinya kalau yang hidup,” pungkasnya.

5. Julia Perez


Nama Julia Perez juga salah satu artis yang pernah menggunakan sex toys. Terlebih ketika ia harus menjalani kehidupan suami-istri jarak jauh bersama dengan mantan suaminya, Damien Perez yang menetap di Prancis.


“Jujur ya, gue nggak mau munafik. Untuk urusan seks, gua punya toys (alat bantu) sex. Gue sih mikirnya, mendingan pakai alat bantu aja daripada jajan. Toh nikmatnya sama. Gue nggak mau lihat lelaki lain. Puasnya cuma lima menit, tapi setelah itu malah jadi repot. Jadi, lebih aman pakai alat bantu,” ujar Jupe.


Jupe mengaku jika dirinya memang bisa melakukannya ketika dirinya sedang ingin. Baginya, kesibukannya di dunia entertainmen tidak serta merta membuatnya lupa akan seks.


“Itu yang gue nggak habis pikir. Kata orang, dengan menyibukkan diri, hasrat seks bisa berkurang. Ternyata gue nggak tuh. Habis pulang kerja dari pagi sampai pagi lagi, kalau lagi kepengen, ya udah. Kalau soal seks, gue sih punya moto begini: Say No to Drugs, Say No to Kleleran, Say Yes to Sex. Yang terakhir perlu digarisbawahi lho ya: ngeseksnya dengan pasangan kita sendiri, suami-istri. Bukan dengan yang lain. Kalau itu gue nggak setuju!,” pungkasnya.

6.Ririn Setyarini

Artis Ririn Setyarini, salah satu pemain film Hantu Goyang Jupe-Depe mengaku sebagai pengguna sex toys. Itu dilakukannya asal sesuai dengan petunjuk dan aturan yang disarankan.

“Kalau gue jujur ya, daripada jadi cewek bandel atau nakal lebih baik pakai dildo, itu kan lebih safety dan nikmatnya kurang lebih hampir sama. Itu kalau lagi pengen banget hubungan intim dan nggak punya pasangan ya,” ujarnya.

Bagi Ririn bicara seks tidak selalu porno dan tabu selama tepat dalam mengomunikasikannya. Bahkan pendidikan seks juga sudah dipahami masyarakat sebagai sesuatu yang penting. Karena jika salah, seks juga menimbulkan dampak fatal dalam kehidupan. Apalagi kebiasaan gonta-ganti pasangan.

“Nggak (tabu), seks itu nggak ada yang risih, seks itu pendidikan kok buat kita. Kalau kita menilai dengan pikiran positif seks itu sebuah kebutuhan,” ungkapnya.

“Daripada gonta-ganti cowok dikira bispak (bisa pakai) mendingan pakai dildo dong, bisa kapan saja. Sejam sekali atau dua kali suka-suka gue dong. Seminggu dua kali, kurang lebih yaa,” sambungnya setengah berseloroh.

Senin, Juni 13, 2016

PERCAYAKAN TARUHAN ANDA KEPADA : WWW.RZKBOLA.COM | AGEN BOLA | AGEN CASINO | AGEN TOGEL ONLINE INDONESIA TERPERCAYA


Cerita Dewasa Si Kecil Yang Membuat Horny




REZEKIBOLA : Cerita ini berawal saat aku pulang kerja sekitar jam 11 malam, mobilku menabrak seorang anak yang digandeng ibunya sedang menyeberang jalan. Untung saja aku cepat menginjak rem sehingga anak itu lukanya tidak parah hanya sedikit saja dibagian pahanya. KeSasti aku tawarkan untuk ke rumah sakit, Ibu itu menolak dan katanya lukanya tidak parah.
“Ya udah bu, sekarang aku antar Ibu pulang, dimana rumah Ibu?”
“Nggak usah den, si Mbok nggak usah diantar”.
“Kenapa Mbok, inikan sudah malam, nggak apa-apa Mbok aku antar ya?”
Si mbok ini tidak menjawab pertanyaanku dan hanya menunduk lesu dan keSasti dia mau menjawab, dari arah ujung trotoar mencul anak kecil sambil membawa bekicot.
“Ini Mbok bekicotnya, biar luka Mbak Sasti cepat sembuh”.
Ibu itu menerima bekicot dari gadis itu, memecahnya dibagian ujung dan mengoleskannya diluka gadis yang ternyata namanya Sasti. Tapi, Setelah selesai mengoleskan, simbok itu mengandeng Sasti dan adiknya mau pergi. Sebelum melangkah jauh, aku hadang dan berusaha untuk mengantarnya pulang.
“Simbok mau pulang.., aku antar ya Mbok, kasihan Sasti jalannya pincang”.
“Ngaak usah den, simbok..”.
“Kenapa Mbok, nggak sungkan-sungkan, ini kan sudah malam, kasihan Sasti Mbok..”.
“Simbok ini nggak punya rumah den, sombok cuma gelandangan”.
Aku sempat benggong mendengar jawaban simbok ini, akhirnya aku putuskan untuk mengajaknya ke rumahku walaupun hanya untuk malam ini saja. Terus terang aku kasihan kepada mereka.
“Ya sudah Mbok, kamu dan kedua anakmu itu malam ini boleh tidur dirumahku”
“Tapi ndoroo..”.
“Sudahlah Mbok, ini juga kan untuk menebus kesalahanku karena menabrak Sasti”.
Dari informasi yang aku dapatkan didalam mobil selama perjalanan pulangp, simbok ini ternyata ditinggak suaminya saat mengandung adiknya Sasti, yang akhirnya aku ketahui namanya Intan.
Simbok ini yang ternyata namanya Inem, usianya sekitar 42 tahun, dan anaknya si Sasti umurnya 14 tahun sedangkan Intan baru 11 tahun. Sasti sempat lulus SD, sedangkan Intan hanya sempat menikmati bangku SD kelas 4.
Setelah sampai dirumah, Mbok Inem dan kedua anaknya langsung aku suruh mandi dan makan malam. Ternyata simbok, Sasti dan Intan tidak membawa baju ganti sehingga setelah mandi baju yang dipakainya ya tetap yang tadi.
Padahal baju yang dipakai ketigany sudah tidak layak untuk dipakai lagi. Simbok memakai daster yang lusuh dan sobek disana-sini sedangkan Sasti dan Intan sama saja lusuh dan penuh jahitan disana sini.
Besok yang kebetulan hari minggu, aku memang mempunyai rencana membelikan baju untuk mereka bertiga. Aku memang tipe orang yang nggak bisa melihat ada orang lain menderita. Kata temen-temen sih, aku termasuk orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.
“Sasti dan juga kamu Intan makan yang banyak ya.. biar cepet gede..”.
“Inggih Ndoro.., boleh nggak kalau Intan habiskan semuanya, karena Intan sudah 2 hari nggak makan”.
“Boleh nduuk.., Intan dan Sasti boleh makan sepuasnya disini”.
Mulai dari sinilah awal dari petualangan seksku. Setelah acara makan malam selesai, ketiganya aku suruh tidur di kamar belakang. Sekitar jam 1 malam setelah aku selesai nonton acara TV yang membosankan, aku menuju kekamar belakang untuk meneggok keadaan mereka.
KeSasti aku masuk kekamar mereka, jantungku langsung berdeguk cepat dan keras saat aku melihat daster Mbok Inem yang tersingkap sampai ke pinggang. Ternyata dibalik daster itu, Mbok inemku ini memiliki paha yang betul-betul mulus dan dibalik CD nya yang lusuh dan sobek dibagian depannya terlihat dengan jelas jembutnya yang tebal dan hitam. Pikiranku langsung melayang dan kontolku yang masih perjaka ini langsung berontak.
Setelah agak tenang, tanganku langsung bergerilnya mengelus paha mulus Mbok inemku ini. Setelah puas mengelus pahanya, aku mulai menjilati ujung paha dan berakhir dipangkal pahanya. Aku sempat mau muntah keSasti mulai menjilati klitorisnya.
Di depan tadi kan aku sudah bilang kalau CD Mbok ku ini sobek dibagian depan.., jadi clitnya terlihat dengan jelas. Sedangkan yang bikin aku mau muntah adalah bau CDnya. Ya.. mungkin sudah berhari-hari tidak dicuci.
Setelah sekitar 13 menit aku jilati clitnya dan ternyata Mbok inemku ini tidak ada reaksi.. ya mungkin terlalu capek shingga tidurnya pulas banget, aku mulai keluarkan kontolku dan mulai aku gesek-gesekkan di clitnya.
Aku tidak berani melapas CDnya takut dia bangun. Ya.. aku hanya berani mengocok kontolku sambil memandangi clit dan juga teteknya. Ternyata Mbok inemku ini tidak memakai BH sehingga puting payudaranya sempat menonjol di balik dasternya. Aku tidak berani untuk memeras teteknya karena takut Mbok Inem akan bangun.
Sedang asyik-asyiknya aku mengocok kontolku, si Sasti bangun dan melihat ke arahku. Sasti sempat mau teriak dan untung saja aku cepat menutup mulutnya dan memimta Sasti untuk diam. Setelah Sasti diam, berhubung aku sudah tanggung, terus saja aku kocok kontolku.
Sasti yang masih terduduk lemas karena ngantuk, tetap saja melihat tangan kiriku yang mengocok kontolku dan tangan kananku mengusap-usap paha mulus ibunya. Sambil melakukan aktivitasku, aku pandangi si Sasti, gadis kecil yang benar-benar polos, dan aku lihat sesekali Sasti melihat mataku terus berpindah ke paha ibunya yang sedang aku elus-elus berulangkali. Setelah sekitar 8 menit berlalu, aku tidak tahan lagi, dan akhirnya “.. croot.. crrott.. croot..” ada 6 kali aku menembakkan pejuhku ke arah clit Mbok inemku ini.
Saat aku keluarkan pejuhku, si Sasti menutup matanya sambil memeluk kedua kakinya. Pada saat itulah aku tanpa sengaja melihat pangkal pahanya dan ternyata.., Sastiku ini tidak memakai CD. Saat aku sedang melihat memeknya Sasti, dia bilang..
“Ndoro.. kenapa pipis di memeknya simbok”. aku sendiri sempat kaget mendengarnya.
“Nduuk.. itu biar ibumu tidur nyenyak..”.
“Ndoroo.. Sasti kedingingan.., Sasti mau pipis.. tapi Sasti takut ke kamar mandi..”.
“Ya.. sudah Nduk.. ayo aku antar ke kamar mandi”.
Sasti kemudian aku ajak pipis ke toilet di kamar tidurku. Aku sendiri juga pengen pipis, terus Sasti aku suruh jongkok didepanku. Sasti kemudian mengangkat roknya dan.. suur.. banyak sekali air seni yang keluar dari memeknya.
Aku sendiri hanya sedikit sekali kencingku. Setelah acara pipisnya selesai, Sasti aku gendong dan aku dudukkan di pinggir ranjangku. Lalu aku peluk dan aku belai lembut rambut panjangnya yang sampai ke pinggang.
“Ndoro.. Sasti belum cebok.. nanti memeknya Sasti bau lho.. Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. biar nanti Ndoro yang bersihin memeknya Sasti.. Sasti bobok disini ya.. sama ndoromu ini..”.
Kemudian Sasti aku angkat dan mulai aku baringkan di ranjang empukku ini. Tangganku mulai aktif membelai rambutnya, pipinya, bibirnya.. dan juga payudaranya yang lumayan montok. Pada saat tanganku mengelus pahanya..
“Ndoro.. kenapa mengusap-usap kaki Sasti yang lecet..”.
“Oh iya Nduk.. Ndoro lupa..”.
Tahu sendirilah, aku memang benar-benar sudah horny untuk mencicipi Sasti, gadis kecilku ini. Bayangkan pembaca, disebelahku ada gadis 14 tahun yang begitu polos, dan dia diam saja keSasti tanganku mengelus-elus seluruh tubuhnya.
Pembaca.. gimana udah belum ngebayanginya.. udah belum..! udah yaa.. aku terusin ceritanya.
Kemudian aku jongkok diantara kakinya dan mulailah aku singkap rok yang dipakai Sasti sampai ke pinggang. Sekarang terpampanglah dihadapanku seorang gadis kecil usia 14 tahun denga bibir kemaluan yang masih belum ditumbuhi bulu.
Setelah pahanya aku kangkangkan, terpangpanglah segaris bibir memek yang dikanan-kirinya agak mengelembung.., eh maksudku tembem. Dengan jari telunjuk dan Ibu jari aku berusaha untuk menguak isi didalamnya. Dan ternyata.. isinya merah muda, basah karena ada sisa pipisnya yang tadi itu lho dan juga agak mengkilap.
Tangankupun mulai mengelus memek keperawanannya, dan sesekali aku pijit, pelintir dan aku tarik-tarik clitorisnya. Ake sendiri heran clitnya Sastiku ini ukurannya nggak kalah sama ibunya.
“Aduuh.. Ndoro.. memeknya Sasti diapain.. Ndoro..”.
“Tenang Nduk.. nggak apa-apa.. Ndoro mau nyembuhin luka kamu kok.. Sasti diam saja yaa..”.
“Inggiih.. Ndoro..”.
Setelah Sasti tenang, akupun mulai menjilati memeknya dan memang ada rasa dan bau pipisnya Sasti.
“Ndoro.. jangaan.. Sasti malu ndoroo.. memek Sasti kan bau..”.
Aku bahkan sempat memasukkan jariku ke liang perawannya dan mulai aku kocok-kocok dengan pelan. Sastipun mulai menggelinjang dan mengangkat-angkat pantatnya.
Aku pun mulai menyedot memeknya Sasti dengan kuat dan aku lihat Sasti menggigit bibir bawahnya sambil kepalanya digoyang kekanan kiri.
“Ndoroo.. geli Ndoro.. memeknya Sasti diapain sih ndoroo..”.
Akupun tidak peduli dengan keadaan Sasti yang kakinya menendang-nendang dan tangannya mencengkeram seprei ranjangku sampai sobek disana sini. Dan akhirnya..
“Ndoroo.. sudah Ndoro.. Sasti mau pii.. piis dulu Ndoro..”.
Dan tidak lama kemudian “Ssuur.. suur.. suur..”
Banyak sekali cairan hangatnya membanjiri mulutku. Aku berusaha sekuat tenaga untuk menelan semua cairan memeknya yang mungkin baru pertama kali ini dikeluarkannya.
Setelah kujilati dan kuhisap sampai bersih, akupun tiduran disebelahnya dan kurangkul Sastiku ini.
“Ndoro.. maafin Sasti ya.. Sasti tadi pipis di mulutnya Ndoro.. pipis Sasti bau ya Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. tapi Sasti harus dihukum.. karena udah pipis dimulut Ndoro..”
“Sasti mau dihukum apa saja Ndoro.. asalkan Ndoro nggak marahin Sasti..”.
“Hukumannya, Sasti gantian minum pipisnya Ndoro.. mau nggak..”.
“Iya Ndoro..”.
Akhirnya aku keluarkan kontolku yang sudah tegang. Begitu kontolku sudah aku keluarkan dari CDku, Sasti yang masih terlalu polos itu menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Aku lihat wajah Sasti agak memerah. Setelah aku lepaskan kedua tangannya, aku sodorkan kontolku kedepan wajahnya dan aku suruh Sasti untuk memegangnya.
“Nduk.. ayo dipegang dan dielus-elus..!.
“Inggih Ndoro.. tapi Sasti malu Ndoro.. Sasti takut Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. ini nggak nggigit kok.. ini namanya kontol Nduk..”.
Kemudian gadis kecilku ini mulai memegang, mengurut, meremas dan kadang-kadang diurut.
“Nduk.. kontolnya ndoromu ini diemut ya..”.
“Tapi Ndoro.. Sasti takut Ndoro.. Sasti jijik Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. diemut saja seperti saat Sasti ngemut es krim.. ayo nanti Sasti Ndoro kasih es krim.. mau ya..”.
“Benar Ndoro.. nanti Sasti dikasih es krim..”.”Iya Nduk..”.
Sasti pun jongkok diantara pahaku dan mulai memasukkan kontolku ke mulutnya yang mungil. Agak susah sih, bahkan kadang-kadang kontolku mengenai giginya.
“Nah gitu nduuk.. diisep ya.. yaa.. ya gituu.. nduuk..”.
Sambil Sasti mengoral kontolku, kaos lusuhnya Sasti pun aku angkat dan aku lepaskan dari tubuh mungilnya. Aku elus-elus teteknya dan kadang aku remas dengan keras.
“Aku gemes banget sih sama payudaranya yang bentuknya agak meruncing itu”.
Sekitar 12 menit kemudian, aku rasakan kontolku sudah berdenyut-denyut. Aku tarik kepala Sasti dan aku kocok kontolku dimulut mungilnya.. dan.. aku tekan sampai menyentuh kerongkongannya dan akhirnya “.. croot.. croot.. croot.. cruut..!”
Cairan pejuhku sebagian besar tertelan oleh Sasti dan hanya sedikit yang menetes keluar dari mulutnya.
“Ndoroo.. pipisnya banyak banget.. Sasti sampai mau muntah..”.
“He.. eh.. nduuk.. tapi enak kan.. pipisnya Ndoro..”.
“Inggih Ndoro.. pipis Ndoro kental banget.. Sasti sampai nggak bisa telan.. agak amis Ndoro..”.
Aku memang termasuk laki-laki yang suka merawat tubuhku. Hampir setiap hari aku fitnes. Menuku setiap hari : susu khusus lelaki, madu, 6 butir telur mentah, dan juga suplemen protein produk Amerika. Jadi ya wajar kalau spermaku kental dan agak amis.
Kemudian aku peluk bidadariku kecilku ini dan sesuai janjiku dia aku kasih es krim rasa vanilla. Setelah habis Sasti memakan es krimnya, dia aku telentangkan lagi diranjangku. Terus aku kangkangkan lagi pahanya dan aku mulai lagi menjilati memek tembemnya. terus terang saja aku penasaran sebelum membobol selaput daranya.
“Ndoro.. mau ngapain lagi.. nanti Sasti pipis lagi lho Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. pipis lagi aja Nduk.. Sasti mau lagi khan es krim..”
“Mau Ndoro..”.
Setelah aku siap, pahanya aku kangkangkan lagi lebih lebar, dan aku mulai memasukkan kepala kontolku ke lubang surgawinya. Baru masuk sedikit, Sastiku meringgis.
“Ndoro.. memek Sasti diapain.. kok sakit..”
Aku sempat tarik ulur kontolku di liang memeknya. Dan setelah kurasa mantap, aku tekan dengan keras. Aku rasakan ujung kontolku merobek selaput tipis, yang aku yakin itu adalah selaput daranya.
“Ndoorroo.. sakiit..” Langsung aku peluk Sasti, kuciumi wajah dan bibir mungilnya.
“Nggak apa-apa Nduk.. nanti enak kok.. Sasti tenang saja ya..”.
Setelah kudiamkan beberapa saat, aku mulai lagi memompa memeknya dan aku lihat masih meringis sambil menggigit bibir bawahnya.
“Oohh.. ahh.. auuhh.. geli Ndoro.. ahh..” itulah yang keluar dari mulutnya Sasti.
“Auuhh.. oohh.., Ndoro.., periih…, aahh.. gelii Ndoro.. aahh..,”.
SAmbil aku terus meusuk-nusuk memeknya, aku selalu perhaSastin wajah imutnya Sasti. Sungguh pemandangan yang luar biasa.
Wajahnya memerah, bibirnyapun kadang-kadang menggigit bibir bawahnya dan kalau aku lihatnya matanya terkadang hanya terlihat putihnya saja. Kedua kaki Sasti pun sudah tidak beraturan menendang kesana-kesini dan juga kedua tangannya menarik-narik seprei kasurku hingga terlepas dari kaitannya.
“Auuhh.. oohh.., ndoroo.., aahh.. ooh.. aahh, ndoroo..”.
Aku mulai rasakan ada denyutan-denyutan vaginanya di kontolku, pertanda Sastiku sebentar lagi orgasme. Kepala Sasti pun mulai menengadah ke atas dan kadang-kadang badannya melengkung. Sungguh pemandangan yang sensasional, gadis 14 tahun yang masih begitu polos, tubuhnya mengelinjang dengan desahan-desahan yang betul-betul erotis.
Aku yakin para pembaca setuju dengan pendapatku, tapi tangannya pembaca kok megang-megang “itu” nya sendiri, hayo udah terangsang ya. Aku tahu kok, nggak usah malu-malu, terusin aja sambil membaca ceritaku ini.
“Oohh.. ahh.. auuhh.. geli ndoroo.. ahh..”
“Ndoroo.. Sasti mau pipiiss.. ndoroo..”
“Seerr.. suurr.. suurr.., kontolku seperti disiram air hangat..”.
Aku peluk sebentar Sastiku untuk memberikan kesempatan gadis kecilku menuntaskan orgamesme. Setelah agak reda, aku lumat-lumat bibir mungilnya.
“Maapin Sasti ya Ndoro.. Sasti pipis dikasurnya Ndoro..”.
“Sasti malu Ndoro.. udah gede masih ngompol di kasur..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. (lugu sekali gadisku ini).. Ndoro juga mau pipis di kasur kok..”.
Aku sendiri sudah nggak tahan. Kakinya aku angkat, lalu kuletakkan di pundakku. Dengan posisi ini kurasakan kontolku menyentuh dinding rahimnya. Memeknya jadi becek banget, dan aku mulai mempercepat sodokan kontolku.
“Ndooro.. Sasti capek.. Sasti mau bobok.. ndooroo..”.
“Iya nduuk.. Sasti bobok saja yaa..”.
“Memeek Sasti periih.. ndooroo..”.
Kutekan keras-keras kontolku ke liang kenikmatannya dan kutarik pantatnya dan “croot.. cruut.. croot.. croot.. cruut.. croot..!”. Aku muntahkan pejuhku kedalam rahimnya.
Aku cabut kontolku dari memek tembemnya, terlihat lendir putih bercampur dengan darah segar mengalir keluar dari liang kemaluannya.
“Ndoro.., kenapa Ndoro pipis diperutnya Sasti.., perut Sasti jadi hangat Ndoro..”.
“Iya nduuk.., biar kamu nggak kedinginan.., ayo sekarang Sasti bobok ya.., sini Ndoro kelonin..”.
“Inggih Ndoro.., sekarang Sasti capek.., Sasti pengen bobok..”.
Aku perhaSastin memeknya sudah mulai melebar dan agak membelah dibandingkan sebelum aku perawanin. Aku peluk dia dan aku cium dengan mesra Sasti, si gadis kecilku. Aku dan Sastipun akhirnya tertidur dengan pulas. Nikmaat.

Rabu, Juni 08, 2016

PERCAYAKAN TARUHAN ANDA KEPADA : REZEKIBOLA.COM | AGEN BOLA | AGEN CASINO | AGEN TOGEL ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Cristiano Ronaldo 'Mystery Girl' Bernama sebagai Paula Suarez Model Kolombia  ... dan Ya, Dia Menakjubkan

www.rezekibola.com


REZEKIBOLA  Mengapa menghabiskan pelatihan beberapa hari dalam penumpukan ke Euro ketika Anda dapat bersantai di kapal pesiar dengan teman-teman Anda dan beberapa model, eh?


www.rezekibola.com


Gambar muncul pekan lalu Cristiano Ronaldo berpesta di sebuah pesta perahu di Ibiza, mendapatkan sangat dekat dengan salah satu brunette berbikini tertentu.
Menurut laporan yang muncul minggu ini, wanita tersebut tak lain adalah model yang Kolombia Paula Suarez, yang tampaknya bertemu Ronaldo di sebuah klub malam di Ibiza - setelah itu ia mengundangnya dan teman-temannya untuk menghabiskan hari dengan dia dan teman-temannya.

Ronaldo 'misteri gadis' telah menghabiskan banyak minggu terakhir memperbarui Instagram-nya dengan foto-foto dari perjalanannya ke Ibiza, sehingga tidak ada keraguan bahwa dia setidaknya ada pada waktu yang sama sebagai ace Real Madrid.


www.rezekibola.com



Ronaldo sendiri tidak akan segera meskipun - dengan Portugal diatur untuk memulai kampanye Euro 2016 mereka Selasa depan melawan Islandia.

www.rezekibola.com




Selasa, Juni 07, 2016

PERCAYAKAN TARUHAN ANDA KEPADA : REZEKIBOLA.COM | AGEN BOLA | AGEN CASINO | AGEN TOGEL ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Asik nya sex dengan Anak Kuliahan

www.rezekibola.com

REZEKIBOLA : Ella, itu nama-ku sebagai seorang Mahasiswi di Jakarta, Dunia malam, Drugs, n sex Bukan barang aneh
apalagi Haram bagi-ku, Apalagi Lingkungan Perkuliahan-ku di Daerah Grogol, Jakarta Barat, Yang
memang terkenal sebagai tempat kuliah Mahasiswi Bayaran…
Umurku 19 Tahun,Dengan Wajah Cantik Khas Oriental, dan Tinggi 165 dgn berat 50 kg,..Agak Langsing
memang..Tapi itu yang disukai oleh pria-pria sekarangkan…Mungkin aku sdikit aneh, aku sangat menyukai
diperhatikan oleh lelaki-lelaki..Aku enyukai tatapan mereka yang seolah menginginkan sesuatu dari-ku,
karena itu bagi-ku, berpakaian ketat dan agak terbuka adalah hal biasa, bahkan dengan pakaian itu aku
bisa menggoda Dosen-dosen Lelaki ku..
I like that…
Oh iya, Asal ku dari Palembang, aku tidak memiliki saudara disini, aku datang bersma 6 teman-ku, 4 cewe
dan 2 cowo..Namun memasuki semester ke-3 ini aku sudah jarang kumpul dengan mereka, selain
kbiasaan Dunia Malam-ku mungkin mereka tidak dapat mengimbangi kehidupan-ku yang mewah..
Ya tentu saja, aku merupakan anak wanita 1-1 nya dari 3 bersaudara..Ayahku pun seorang pengusaha
kontraktor yang cukup terkenal di Palembang..Jadi Hidup mewah adalah satu keharusan bagiku, dan itu
dapat terpenuhi oleh keluarga-ku..
Jadi aku melakukan SEX bukan karena uang, tapi karena didasari oleh suka-sama suka…Ya walaupun
SEX pertamaku kulakukan waktu aku baru beranjak 2 SMA, Ya Crist pacar-ku waktu itu yang melakukan-nya
pertama kali, SEX yangberkesan memang, apa lagi bertepatan dengan Sweet seven-teen ku, Romantis
sekali..Tapi ya lelaki semua buaya..
—————————————————————————————————
“Hey Guy’s, Lu orang mau Cabut gak tar malam?, Gw BT nh td bis Kuis jadi gw ga cabut kemaren” Tanya-
ku dengan manja, pada teman-teman cowoku..
“Ah, Gw ga bisa La, besok gw yang kuis, Jam A lagi, gmana gw mau cabut..” Jawab Bernard, Temanku ini
yang paling tampang diantara 3 teman-nya yang lain loh, Karena itu aku paling dekat dengan-nya..
“Ah Payah lu, Tar gw cabut ma sape donk??”,”Dah lu ke Cro** aje, si Roy Ma Adhie pade mau kesana, Lu
tau kan dia yang mana, kemaren ini kan kan dah gue kenalin, cuma lu ati-ati aja ma si Adhie, dia BD soal-
nya” Jawab Roy..
“Ah gue males lah ma mereka, Sama lu aja ya Ben,Pleaze….” Minta-ku dengan nada yang lebih manja…
Namun tampaknya usaha-ku sia-sia karena Bernard yang memank terancam DO itu sudah membulatkan
tekad untuk Kuis besok..Akhirnya setelah ngbrol sebentar, akupun meninggalkan Bunderan itu, untuk
kembali ke kost ku..
Pukul 8 malam, setelah aku makan malam, aku mencoba menghubungi beberapa teman-ku untuk,
menemani aktivitasku…Tapi memang saat ini menjelang UTS, sehingga kami sedang sibuk dengan kuis-
kuis..
“Ah, BT dech gue” pikirku,”Yawdalah, gue cabut aja ke Cro**, seengak-nya disitu da yang gue
kenal”..Setelah membulatkan tekad untuk memenuhi hasrat ku..Akupun berganti baju…Dan bergegas
menyalahkan mobil Jazz merahku, dan meluncur kesana…
Setelah sampai ternyata informasi dari Ben jitu, di salah satu sofa disana
Roy dan Adhie bersama beberapa teman-nya yang tidak kukenal duduk disana, beruntung Roy melihat-ku,
dan memanggil-ku kesana..Untung saja, kan malu kalau harus tiba-tiba kesana…
“Ma siapa lu La?” Tanya Roy, diselinggi derasnya suara dari speaker-speaker besar yang berjejer itu..”Ga
gue sendiri, tadi sih janjian ma temen gue, tapi kayaknya ga jadi dateng deh,..”..Jawab-ku sedikit
berbohong,..”Ya lu disini aja ma kita-kita, nanti kalo temen lu dateng ya laen cerita, lu enjoy aja dulu disini..”
Sahut Adhie.akupun hanya mengangguk saja,Sebenernya aku ga terlalu suka ma Adhie, Penampilanya
yang kurus hitam, dengan rambut cepaknya plus piercinganya itu, benar-benar seperti pemakai…
Kami pun bersulang tequila yang sudah dipesan tadi, kami pun menikmati suasana sambil minum dan
berdance…Mereka terus memaksa-ku minum, sepertinya mereka menikmati sekali melihatku minum,..
Sebenarnya kepalaku sudah mulai pening, namun karena mereka terus menyoraki-ku menambah
keinginanku untuk terus mengak alkohol dosis tinggi itu…Namun beberapa gelas kemudian aku pun mulai
muntah…Dan sangat pusing, setelah itu aku tak ingat lagi…
—————————————————————————————————
Setelah tersadar, aku sangat kaget, aku tak tahu ada dimana saat itu,namun seperti di sebuah Hotel. Aku
berusaha mencari Roy dan Adhie di sekeliling kamar itu, namun terdengar suara air dari arah
Toilet..Mungkin Roy di Toilet pikirku..
Namun belum hilang rasa pusing dan kaget-ku, seorang Lelaki tua berumur 50 tahunan, dengan kulit
hitam dan perut buncitnya,dengan hanya handuk hotel menutupi bagian bawah pinggangnya,melangkah
keluar dari Toilet itu…Tidak apa maksud semua ini..Dimana Roy dan Adhie Jahanam itu..
“Sudah bangun manis, Kali ini si Adhie itu bisa milih cewe juga” Katanya sambil tersenyum, menatap
tajam kearah-ku…
“Siapa lu..Mau ngapain, Lu pikir gue apaan…Gue mau pulang” Seru-ku sambil berusaha berdiri dan
berjalan melangkahi lelaki pendek gendut itu…
“Hay mau kemana lu,…Gue dah bayar mahal buat lu!!!” Teriak lelaki itu, sambil menarik dan langsung
menamparku…Aku tertegun atas perlakuan-nya..Air mata mulai muncul dari ujung mata-ku..Sebelum
sempat bereaksi lebih jauh..Dia sudah menjambak rambut-ku dan menindih-ku di ranjang…
Dia terus mencumbui-ku, perasaan ku saat itu sangat jijik sekali, namun tenaga ku tak mampu untuk
mendorong tubuh besar-nya..Dia terus menciumi leher, bibir dan telinga-ku..
Tangan-nya pun mulai berani menjelajahi daerah dadaku yang masih terbalut kaus putih ketat itu..Sambil
terus mencumbui-ku, dia menarik baju ku keatas…”Bajingan lu pikir lu sapa…Dasar (maaf) Pribumi..”
amuk-ku,..Namun lagi-lagi sebuah tamparan melayang ke pipiku..
Pria itu-pun tampak dingin sambil membuka bra 36B ku yang berwarna pink itu..kini dai mulai merabahi
bagian dada tubuh-ku itu…Jilatan di daerah puting-ku, dan permainan tangannya memberikan sensasi
aneh yang belum pernah kurasakan sebelum-nya..Sakit namun juga nikmat..
Dia pun menyingkap handuk-nya, sebuah kemaluan yang cukup besar
( kira-kira 16 cm ) menyembul, tapi ukuran diameter penis itu sangat mencengangkan..
Lelaki tua itu hanya tersenyum melihat rasa takut di wajah-ku..
Aku menelan ludahku melihat penisnya yang hitam itu, tanpa sadar dia menarik celana jeans-ku, beserta
celana dalam-ku sekaligus..Bahkan saat itu aku tidak sempat bereaksi apa-pun…
Kini kemaluan ku yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang tidak terlalu lebat itu terlihat oleh-nya..Aku segera
bereaksi dengan menutupi kemaluanku dengan kedua tangan-ku..”Kenapa ditutupin manis??,Bis di cukur
ya koq bulu-nya dikit banget..”katanya sambil tertawa..Perkataan-nya membuat wajah-ku memerah, aku
menyimpan kebencian yang mendalam pada pria ini, seumur hidup-ku baru kali ini aku dipermalukan…
Lelaki tua yang bahkan namanya tidak kuketahui itu, menarik lengan kanan-ku..Kumis dan jenggot-nya
yang lebat itu, menambah rasa geli ku. Lelaki buncit yang mungkin sudah seumur papi-ku itu, begitu
bernafsu mengerayangiku, sapuan-sapuan lidahnya diseluruh tubuh-ku, membuat sebagian tubuh-ku
basah oleh ludah-nya,…Nafas dan bau badanya yang menyengat sangat menusuk hidung-ku, namun
sebuah gairah terlarang malah muncul…
Tangan-nya yang begitu kasar menjarahi seluruh tubuhku, bahkan terkadang lelaki itu menampar dan
menarik payudara ku, tanpa sadar aku mendesah oleh perlakuan kasar-nya padaku…
Tak lama kemudian, perhatiannya mulai tertuju pada daerah ‘V’ ku, tangan-nya yang bulat besar itu , mulai
menggesek-gesek kemaluan-ku permainan-nya jauh berbeda dengan permainan teman-temanku, yang
lembut namun pria ini betul-betul tidak menganggap ku manusia, permainan-nya sungguh kasar..
Dia terus mengelus-ngelus klitoris-ku, permukaan ku yang belum terlalu basah itu membuatnya
menggunakan ludahnya sendiri untuk memperlancar aksinya, sungguh menjijikan,
Setelah puas bermain dengan clitoris-ku, dia mulai menusuk-nusukan telunjuk-nya ke liang kewanitaan-ku,
hal yang selama ini belum pernah kualami…
“Jangan pa…saya mohon” Rintih-ku memohon belas kasihan-nya..Namun bandot tua ini hanya tertawa
sambil terus berusaha memasukan jarinya ke lubang-ku yang masih sempit,…Rintihan-ku sama sekali
tidak membuat-nya kasihan justru malah menambah nafsunya,…
Akhirnya dia berhasil menembus benteng pertahanan-ku,..Dia semakin kesetanan, dijelajahinya seluruh
ruang di dalam vagina-ku itu,..Dia semakin tak terkendali, jengutan, tamparan dan cakaran yang kulakukan
sebisaku, tidak membuatnya berhenti, bahkan untuk sesaat.. Justru dia mulai menjilati dan megigiti puting
susu-ku, birahi yang kurasakan semakin dahsyat..
Beberapa menit kemudian, aku hanya bisa pasrah dengan perlakuan-nya, selain tubuhku yang masih
lemah karena mabuk, aku-pun mulai menikmati permainan-nya…Bahkan ada sensasi aneh yang mulai
muncul dalam batin-ku…
Perasaan ingin meledak itu makin kuat, seluruh tubuhku mulai mengeras, menyadari hal ini bandot tua itu
hanya tertawa, dan mempercepat aksinya…Tiba-tiba perasaan meledak itu tak tertahan-kan lagi..Otot-otot
seluruh tubuh-ku mengelinjang sesaat, “Ooooooooo……………….” Erang-ku tak tertahankan lagi…Cairan
cintaku meluncur deras tak tertahankan, ini adalah organsme pertama dalam hidupku, suara tawa bandot
itu memenuhi ruang itu, tampak rasa kemenangan didalam tawa-nya itu…
“Katanya ga mau manis, Tapi koq ampe muncrat gitu sich, mank mem3k cina paling mantap ya…”
Ejeknya..”Bajingan, puas hah??Lepasin gue..” bentak-ku, walau dengan nafas yang tersengal-sengal,
bahkan tubuhku terasa sangat letih,…
Sebuah tamparan kembali mendarat di pipiku dan sebuah jengutan di rambut panjang-ku pun kini
melengkapi penderitaan-ku..” Enak aja lu, gw bwlom puas nich, buruan lu sepongin gw!!!” Hardiknya, “Oral
sex????” pikirku, itu sama sekali belum pernah kulakukan..Berbagai alasan untuk menolaknya tidak
berhasil membuatnya mengurungkan niat-nya..Bahkan dia malah menampar-ku beberapa kali..
Dengan air mata yang sudah turun ke-pipiku aku pun terpaksa menuruti kemauan-nya…akupun menahan
rasa jijik-ku dan mulai memasukan kemaluan yang gemuk itu kemulut-ku, sungguh aku tak tahu harus
berbuat apa, beberapa menit hanya naik turun sebisa-ku, membuat kesabaran bajingan tua ini habis, dia
mulai memperkosa mulut-ku, aku yang kaget dan tak siap berusaha untuk melepaskan diri, namun
jenggutannya kembali membuatku menghentikan niat-ku..
Lelaki itu terus memompa mulutku, bahkan dia tidak perduli, saat terkadang sodokan-nya menyentuh
kerongkongan-ku, yang membuat-ku terbatuk-batuk, dia masih saja memperkosa mulutku, tanpa
memberikan sedikit pun kesempatan untuk-ku, bahkan untuk bernafas…
15 menit kemudian, aku merasakan penis-nya mengeras dalam mulut-ku, aku tahu dia akan segera
meledak, berbagai usaha untuk melepaskan diri untuk menghindari dia meledak di mulutku gagal, dia jauh
lebih kuat, dan brutal dari-ku…
Dia pun meledak dimulutku, sebagian sperma-nya yang bau itu, meluncur langsung ke tenggorokan-ku, dia
segera berbisik padaku “Jangan dibuang ya manis, atau lu mau gua hajar”, Orang ini tidak pernah main-
main dengan perlakataan-nya..Dengan rasa takut aku berusaha menelan seluruh sperman-nya yang bau
dan kental itu,..
Bandot tua ini kembali tertawa kemenagan, wajah-nya semakin memperlihatkan ekspresi yang
meremehkan-ku, tak lama dia turun ke lantai dan melebarkan kedua kaki-ku, dia kembali mengoreki
vagina-ku, bahkan kali ini dia menjilatinya, sensasi dahsyat kembali muncul, aku tak sanggup untuk
menahan desahan-ku,…
Hanya beberapa menit aku sanggup bertahan menghadapi sapuan lidahnya yang expert, pengalaman
orang ini jauh berbeda dengan-ku,…Aku mulai menyerah pada permainan-nya, tubuhku kembali terasa
ingin meledak, aku pun tak sanggup bertahan lama…
“Ooooooohhhhh….” desahku panjang, namun orang ini tidak membiarkan begitu saja, dia bahkan
menutup clitoris-ku dengan jempolnya, yang membuat cairan cintaku tersumbat, kesakitan yang sangat
pedih melandaku, vagina-ku terasa sangat penuh…setelah beberapa saat bajingan laknat itu baru
melepaskan jempolnya, dan membiarkan cairan cintaku turun…Aku hanya sanggup bernafas lega dengan
nafas yang tersengal-sengal…
Kini penis gemuk-nya yang tadi tertidur itu sudah kembali membesar ( bahkan mungkin lebih besar dari
pertama tadi ), Bandot ini, tersenyum dan menciumku, aku hanya membalasnya dengan pandangan jijik,
kembali tangannya menginvasi kemaluan-ku namus tak lama, sesaat sebelum dia menghantamkan
kemaluan-nya, dia masih sempat mencium-ku..
“Aaaaaaaa, ampun Tuhan…….” Kemaluan itu tak dapat masuk seluruhnya, ini kemaluan terbesar yang
pernah kurasakan, namun bandot tua ini tak berhenti sampai situ..Dia terus melakukan usah-usaha brutal
untuk memasukan seluruh kemaluan-nya “Sempit banget sih nih perek, padahal udah basah banget”
Bisaiknya, Brengsek dia bahkan masih berpikir bahwa aku pelacur murahan..
Akhirnya dengan nafsu yang tak tertahan lagi, dia menusukkan kemaluan-nya itu dalam kemaluan-ku,
Jeritan yang tadi sempat tertahan dalam kerongkongan-ku tak tertahan lagi, Dengan senyum kepuasaan
dia mulai mengerjaiku, goyangan-nya yang tak beraturan membuat ku menjerit kesetanan…
Belum lagi lidahnya yang terus menyapu leherku, dan permainan tangannya yang kasar kepada 2
payudara-ku membuat sensasi yang dahsyat dalam diriku, Ledakan organsme tak tertahankan, organsme-
demi organsme mewarnai 20 menit bajingan ini mengerjai-ku dalam posisi standard…
Bandot ini tiba-tiba menarik keluar kemaluan-nya, aku segera menutup mataku bersiap dengan semprotan
air mani-nya…Namun dia ternyata masih jauh dari itu.. Dia segera menyuruh-ku untuk menunggiang, kini
dia ingin mengerjaiku seperti ******…Kemaluan-nya kini kembali memasuki tubuh-ku, kali ini tidak sesulit
tadi namun masih terasa sangat perih…
Sambil menarik rambut-ku dia terus menggenjotku, bahkan sesekali dia menampar bokongku..Aku
kembali berorgansme untuk kesekian kalinya..Dia tak memberi kesempatan sedikitku untuk bernafas,
seluruh tubuh kami sudah penuh oleh keringat….
10 menit kemudian, kurasakan tiba-tiba penisnya mengeras, aku berusaha melepaskan diri, namun
bajinagan ini malah memeluk-ku erat-erat..Tangisku tak tertahan lagi, orang ini mau menembak dalam
rahim-ku, dia pikir aku pelacur yang meminum obat anti hamil…
Disertai dengan lolongan keras dia memuntahkan muatan-nya dalam rahim-ku, semburan mani-nya itu
memancingku untuk kembali berorgansme kecil…Kemudian dengan perasaan tidak bersalah dia
melepaskan kemaluan-nya dari vagina-ku dan berdiri, meninggalkan-ku yang menangis di ranjang..
Dia berjalan mengambil air minum, dan membuka laci meja didekatnya,..Aku melihat dia membuka
sebuah Kondom, aneh sekali kondom itu, dengan duri-duri kecil di sekelilingnya…Setelah memakai
kondom itu dia kembali ke arahku…Orang ini gila pikirku, setelah menyemburkan muatan-nya dalam
rahim-ku kini dia malah memakai kondom…
Namun pertanyaan itu tidak membutuhkan waktu lama untuk terjawab…Dia mulai mengoreki lubang
duburku, bahkan dia meludahi lubang itu..Rasa takut menghinggapiku seketika… ” Tolong pak, saya mau
menyepong bapak, atau bapak boleh menyetubuhi saya lagi…Tapi saya mohon jangan disitu” Mohonku
dengan air mata yang menggenang…”Gue udah bayar lu untuk all-in manis, gak usah takut, lu bakal
belajar menyukai-nya, Ok” Jawabanya yang bernada datar, bagaikan petir di telinga-ku…Aku pun menangi
sejadi-jadinya…
Aku berusaha memberontak semampuku, namun tamparan demi tamparan kembali menghentikan aksi-
ku,..aku hanya pasrah terkulai saat dia kembali membalik tubuhku dan kembali mengorek anus-ku, dengan
menggunakan sedikit cairan vaginaku, dia mulai melancarkan aksinya untuk menyodomi ku, rintihan ku tak
menyurutkan aksinya..Kembali dengan sangat brutal di mulai memperkosa anus-ku…
Sungguh perlakuan yang tak bermoral, anusku pun sedikit demi sedikit terbuka, namus rasa perih karena
penggunaan lubang yang tak seharusnya itu tak hilang…Dengan seluruh tenaganya, dia berhasil juga
untuk memasukan penis itu ke anusku, aku merasakan perih yang tak terkira, air mata dan darah segar
dari anusku, hanya terbalas oleh tawa bandot tua itu.
Dia mulai memompa anusku dengan seluruh nafsu yang dimilikinya,..”Ooo fuck yesss….Oh my god…”
desah-ku tanpa sadar, aku tak dapat menyembunyikan kenikmatan yang kurasakan lagi, dia kembali
mempermainkan payudara-ku, bahkan terkadang tangan-nya mepermainkan vagina-ku, hal itu semakin
menambah kenikmatan-ku,…
Organsme-demi organsme kembali melanda tubuh mulusku yang letih ini…Pantatku yang putih bersih kini
berwarna kemerahan akibat tamparan-tamparannya..Tak lama kemudian dia kembali melolong panjang
akhirnya dia memuntahkan amunisinya…Akupun dapat bernafas lega..
Tapi itu bukan akhir segalanya,..Aku yang tidur terlentang menghadap bandot tua itu, dengan sengaja di
mencabut kondom antiknya itu di tubuh sambil menggerakannya ke wajah-ku, kini seluruh tubuh-ku
tergenangi oleh cairan mani bandot itu…
Kemudian sambil tersenyum dia memoles seluruh tubuhku dengan maninya, bahkan dia memoles
wajahku juga, wajahnya begitu terpauskan melihat airmataku, dan wajah-ku yang tak berdaya…Setelah
puas mempermalukanku..Dia berdiri dan menuju kamar mandi, Tak lama terdengar bunyi air, dalam
keadaan masih sesengukan dan tubuh yang lemah, aku pun tertidur kelelahan…
—————————————————————————————————
Pukul 8 pagi aku terbangun, seonggok uang 2 juta rupiah terpampang di meja rias,dengan disertai no.telp
untuk menghubungi bandot tua itu lagi. Akupun mencari tasku yang untungnya berada di meja, beserta
kunci mobil-ku,Ternyata aku masih berada di Hotel yang sama dengan Club-ku semalam..Setelah mandi
sebersih-bersihnya untuk mengurangi rasa letih, dan rasa sakit yang teramat sangat di duburku, bayangan-
bayangan perkosaan semalam kembali muncul, disertai hasrat untuk kembali mengulanginya..Tak lama
aku melihat ranjang bekas pertarungan semalam yang masih berbau menyengat karan Peju, cairan cinta
dan keringat kami semalam, bahkan sebercak darah diatasnya..Akupun segera berpakaian dengan tujuan
segera lari dari mimpi buruk ini…
Tak lama aku pun meluncur pulang kembali ke kost-ku, aku pun tertidur lemas, kemalaman harinya, tanpa
rasa berdosa Adhie datang ke tempatku, memberikan “Bagianku”, Dan dia mengancamku, bahkan
berencana menjual-ku..Aku pun tak kuasa untuk tidak mengiyakan-nya, demi menjaga kerahasiaan
ini..Stelah dia mengambil foto-foto bugil ku untuk di jual, dia kini meminta jatah-nya.Aku tak dapat mengelak
lagi dan terpaksa melayaninya..Setelah puas di meninggalkan ku tergolek lemah di ranjang-ku sendiri..
Kini Sebulan 2 x, bahkan kadang 3 kali Adhie yang berhenti kuliah itu menghubungi-ku untuk memenuhi
panggilan klien-nya..Kini aku mulai menyukai pekerjaan ini, bahkan kalau boleh memilih aku lebih
menyukai pengusaha pribumi karena lebih perkasa dibanding pengusaha-pengusaha keturunan…

Senin, Juni 06, 2016

PERCAYAKAN TARUHAN ANDA KEPADA : REZEKIBOLA.COM | AGEN BOLA | AGEN CASINO | AGEN TOGEL ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

GELORA BIRAHI WAHYUDI ANAK SMP



REZEKIBOLA : Aku kenal Wahyudi saat dia masih jadi anak SMP. Dia anak yang pendiam, sehingga temannya kurang banyak. Itu juga yang menyebabkan aku mulai mendekatinya, sekedar ingin tahu dan ingin berbagi cerita dengan dia. Tak kusangka dibalik sifatnya yang pendiam itu tersembunyi sebuah karakter yang belum pernah kubayangkan dimiliki oleh seorang Wahyudi.

Mata sayu Wahyudi tiba-tiba bisa berubah penuh gairah saat dia berkumpul dengan para cewek yang mengikuti kursus memasak di SMP. Aku kebetulan ikut juga di kursus masak itu. Selain punya hobi makan, aku juga ingin berdekatan dengan Wahyudi.

Pada awalnya, niatnya lebih ke arah menemani Wahyudi agar tidak merasa dikucilkan saja, ternyata selanjutnya aku jadi keterusan asyik bergaul dengan kelompok kursus masak yang isinya semua cewek-cewek dan hanya ada dua laki-laki di kelompok itu, yaitu Wahyudi dan aku.

Namanya kelompok anak SMP, maka isinya ya serba hura-hura terus. Hari-hari kursus adalah hari-hari kami bergembira. Itulah hari-hari aku selalu melihat mata Wahyudi hidup. Sangat berbeda dengan kalau berkumpul dengan teman-teman sekelas. Hari-hari Kursus adalah hari-hari dimana Wahyudi si Anak SMP berubah menjadi penuh gairah dengan mata yang selalu berbinar-binar.

Kadang aku mencuri pandang ke arah Wahyudi saat dia terlihat mesra bersenda gurau sambil mengupas bawang atau memotong buah bersama teman-teman cewek yang ikut kursus memasak ini. Sesekali mereka saling melempar sisa potongan buah atau sayur yang tidak terpakai lagi dan derai tawa mengiringi senda gurau itu. Ibu instruktur masak yang ada di depan biasanya hanya ikut-ikutan senyum saja. Mungkin dia sangat maklum dengan kelakukan Anak SMP jaman itu.

Sungguh itu adalah kehidupan Wahyudi yang sangat berbeda dibanding kehidupannya diluar kursus ini. Rasanya hari-hari di dunia ini yang ditunggu oleh Wahyudi adalah hari-hari kursus. Gelora semangatnya sudah seperti tak terbendung lagi setiap menunggu hari itu datang dan atau saat jam belum menunjukkan waktu kursus. Dia pasti terlihat gelisah menunggu waktu kursus tiba.

Akhirnya keluar juga kalimat-kalimat Wahyudi saat berduaan denganku mengambil air untuk mencuci di sumur sekolah.

“Kamu naksir enggak sama Dewi?”

“Ya cewek secantik dia ya pasti menarik tapi kan dia sudah ada cowoknya. Lagian males, semua orang kok ngejar-ngejar dia”

“Ooo kamu gitu ya?”

Wahyudi terlihat seperti senyum-senyum ditahan di depanku.

“Kenapa kok senyum-senyum?”

“Nggak kok, aku gak senyum-senyum”

“Yang tadi itu apa?”

“Aku kan membalas senyum Bu Malikah yang lewat”

Tak mau berdebat dengan Wahyudi akupun menyelesaikan tugasku mengantar air ke ruang masak dan ikutan membuat asinan yang kata bu Guru adalah menu istimewanya.

Aku malah sudah tidak memperhatikan lagi apa yang dikatakan bu Guru selaku instruktur masak hari ini. Pandanganku terus mengikuti semua gerak gerik Wahyudi dan sesekali melihat arah pandangan Wahyudi yaitu primadona sekolah SMP ini, Dewi Hamidah.

“Selalu kupanggil namamu setiap hari bahkan lebih dari sekali, minimal 17 kali tiap hari”, pernah aku bergurau pada dia

“Bohong…”

“Mana pernah aku berbohong?”

“Yang itu tadi kan bohong! Kelihatan banget bohongnya”

“Aku kalau bilang sesuatu gak pernah bohong, aku selalu menyebut namamu dalam setiap sholatku, tepatnya saat aku mengangkat tangan sehabis ruku'”

“Ihh…kamu jahat ya…”

Ah..aku jadi membayangkan yang tidak-tidak. Dewi terlalu menarik untukku dan Wahyudi sedang mengincarnya, tak baik aku ikut-ikut mengejar-ngejar Dewi.

Aku tiba-tiba kaget setengah mati ketika melihat mata Dewi pas menatap mataku dan dia tiba-tiba melempar buah salah ke arahku.

“Ups…apa-apaan ini?”

Teman-teman malah tertawa-tawa melihat aku kaget sampai hampir jatuh dari kursiku.

“Tuh makanya jangan ngelamun melulu. Inget sama Anak SMP yang minggu lalu cerdas cermat kesini ya?”

Kurang asem, rupanya mereka sangat perhatian terhadap tingkahku. Akupun pura-pura jengkel dan keluar dari ruangan kursus masak. Sampai lama aku ngobrol sama bu Sakiman pemilik kantin di SMP, setelah kurasa acara kursus sudah selesai akupun kembali ke kelas untuk mengambil tasku yang ketinggalan.

Kudengar ada suara cekikikan di kelas itu dan kulambatkan langkah kakiku. Aku kenal betul dengan suara cekikikan itu. Kuyakin Wahyudi dan Dewi Hamidah masih di dalam kelas dan sedang cekikikan berdua.

Aku jadi ragu, melanjutkan masuk ke kelas atau kembali ke kantin sekolah, yang pasti sudah tutup setelah aku pergi dari sana. Bimbang antara dua pilihan ini membuatku tak melihat jalan dan akupun terpeleset karena ada air menggenang di lantai ubin.

Dalam kesakitan bangun dari jatuh, kulihat dua manusia muncul dari dalam kelas. Benar mereka adalah Wahyudi dan Dewi Hamidah! Mereka berdua benar-benar tertawa lepas melihat aku yang bangkit dari lantai.

“Makanya dipel dulu kalau sudah membasahi lantai. Senjata makan tuan tuh. Kemana saja sih, dari tadi ditungguin”

Aku hanya bisa tersenyum masam melihat tingkah mereka berdua.

Minggu-minggu selanjutnya kurasakan sikap dua anak SMP itu makin dekat saja. Sampai akhirnya aku keluar dari kursus masak dan melupakan semua tentang Wahyudi dan Dewi.



Suatu hari saat aku menjemput adikku di sekolah lain tak sengaja aku berjumpa dengan Dewi, yang memang adalah anak dari pemilik sekolah dimana adikku sekolah. Meski aku tetap bersikap kaku, tetapi terlihat Dewi masih saja bersikap seperti tidak ada apa-apa di antara kita. Akupun dalam hati membatin, memang ada apa antara aku dan Dewi?

“Eh, ternyata Wahyudi itu wandu ya? Beneran gak sih?”

Bagai disambar petir aku mendengarnya. Wahyudi wandu (wadam)?

“Ah enggak tuh. Dia laki-laki juga seperti aku”

“Yee…kamu kan sahabatnya masak gak tahu. Aku malah udah tahu sejak dia ndaftar kursus masak itu”

Pembicaraan itu jadi ngalor ngidul gak tentu arah. Aku masih tak percaya kalau Wahyudi wandu. Benarkah Wahyudi yang begitu bergelora semangatnya saat kursus masak adalah bukan laki-laki?

Esok harinya aku mulai memperhatikan lagi gerak-gerik Wahyudi dan kembali kulihat tak ada binar pancaran mata lagi di sepasang mata Wahyudi. Sejak tidak ikut kursus masak lagi, aku memang jadi jarang ngobrol dengan Wahyudi. Ternyata Wahyudi sudah jauh berubah, padahal setiap hari aku bertemu dengannya, tapi baru hari ini kuperhatikan betapa berubahnya dia.

Sore harinya aku mencari rumahnya dan bermain bersama dia di rumahnya. Tidak terlihat kecanggungan sikapnya. Dia mengajak aku main layang-layang di kampungnya dan mengakhiri hari itu dengan minum teh dan makan singkong goreng kesukaanku.

Tak kusangka itulah terakhir kali aku ketemu Wahyudi. Besoknya dia tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas. Beberapa hari Wahyudi tidak masuk sekolah akhirnya membuatku pergi ke rumahnya dan ternyata Wahyudi sudah tidak ada di rumah itu. Mereka telah pindah entah kemana.

Kenangan Wahyudi anak SMP teman kursus masakku sampai kini hanya jadi kenangan dan tetap jadi misteri dalam hidupku.